Zonaaktual.id, Boalemo – Puskesmas Berlian kembali menunjukkan peran aktifnya dalam menjangkau masyarakat hingga ke pelosok.
Bertempat di Desa Permata, Kecamatan Wonosari, Senin (7/7/2025), Puskesmas Berlian menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pelayanan pengobatan gratis bagi lansia yang mengalami masalah kesehatan.
Kegiatan ini menjadi lebih bermakna karena dirangkaikan dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) khusus lansia, serta pelaksanaan Musyawarah Antar Desa (MAD) Tahap I untuk menyusun rencana pembangunan infrastruktur sosial dan ekonomi wilayah desa tahun 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Puskesmas Berlian, Novita Kunusa, SKM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama lintas sektor yang menyasar langsung kelompok rentan, yakni warga lanjut usia yang membutuhkan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial secara bersamaan.
“Ini bagian dari pendekatan layanan yang terintegrasi. Kami tidak hanya fokus pada pengobatan, tapi juga ingin memastikan bahwa lansia mendapat perhatian dari sisi sosial dan ekonomi,” ujar Novita.
Dalam kegiatan tersebut, tim medis dari Puskesmas Berlian memeriksa tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, serta memberikan pengobatan sesuai keluhan yang dialami para lansia.
Beberapa lansia yang mengalami gangguan kronis seperti hipertensi dan diabetes juga mendapatkan edukasi mengenai manajemen penyakit yang mereka derita.
Selain pelayanan kesehatan, para lansia juga menerima BLT lansia yang diserahkan langsung oleh aparat desa.
Bantuan ini menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah desa untuk meringankan beban ekonomi warga usia lanjut yang tergolong tidak mampu.
Tak hanya berhenti di situ, kegiatan ini juga dibuka dengan Musyawarah Antar Desa (MAD) Tahap I yang dihadiri oleh para kepala desa, aparat desa, perwakilan BPD, tokoh masyarakat, dan unsur kecamatan.
Dalam musyawarah tersebut, seluruh elemen masyarakat membahas rencana pembangunan jangka pendek dan menengah di Desa Permata.
Fokus utama dalam MAD kali ini adalah pembangunan infrastruktur sosial dan ekonomi, seperti peningkatan kualitas jalan desa, sarana air bersih, penguatan fasilitas posyandu dan PAUD, serta dukungan terhadap usaha ekonomi produktif masyarakat.
Novita menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung proses pembangunan desa yang selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
Menurutnya, pembangunan yang ideal adalah yang melibatkan sektor kesehatan sebagai bagian dari perencanaan.
“Kami ingin memastikan bahwa aspek kesehatan masuk dalam skema pembangunan desa. Misalnya, jalan yang baik akan mempermudah akses warga ke fasilitas kesehatan, begitu juga dengan air bersih yang sangat berkaitan dengan kualitas hidup,” ungkap Novita.
Kegiatan ini pun disambut positif oleh masyarakat.
Beberapa lansia menyampaikan rasa syukur atas pelayanan yang mereka terima, karena merasa diperhatikan secara menyeluruh, baik dari sisi fisik, kesejahteraan, maupun lingkungan sosial.
Dengan kegiatan kolaboratif seperti ini, Puskesmas Berlian berharap dapat terus memperluas jangkauan pelayanan dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga kesehatan secara bersama-sama. (*)








