Zonaaktual.id – Puskesmas Berlian menggelar Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) selama dua hari, khusus menyasar lansia dengan hipertensi dan diabetes melitus (DM).
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (13/8/2025) hingga Kamis (14/8/2025) di halaman Puskesmas Berlian dengan penuh antusiasme.
Hari pertama, suasana halaman puskesmas sudah dipenuhi para peserta sejak pagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lansia yang tergabung dalam kelompok hipertensi dan DM tampak semangat mengikuti senam bersama sebagai pembuka kegiatan.
Musik riang dan gerakan sederhana yang dipandu instruktur membuat peserta larut dalam suasana sehat dan gembira.
Setelah senam, para peserta diarahkan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan.
Petugas medis memeriksa tekanan darah, gula darah, dan kondisi umum kesehatan peserta.
Pemeriksaan ini menjadi salah satu langkah penting untuk memantau perkembangan penyakit kronis yang mereka derita.
Kegiatan tidak berhenti sampai di situ. Lansia juga mendapatkan layanan pengobatan secara gratis.
Petugas kesehatan menyiapkan obat sesuai hasil pemeriksaan, sehingga setiap peserta pulang dengan bekal penanganan yang tepat.
Puncak kegiatan hari pertama diisi dengan edukasi kesehatan yang disampaikan langsung oleh dokter.
Materi yang disampaikan meliputi cara mengatur pola makan, pentingnya olahraga ringan, serta pengendalian stres bagi penderita hipertensi dan diabetes.
Hari kedua kegiatan kembali berjalan lancar. Peserta dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok hipertensi dan kelompok DM, untuk memudahkan penyampaian materi yang lebih spesifik sesuai kondisi masing-masing.
Kepala Puskesmas Berlian, Novita Kunusa, SKM, mengungkapkan bahwa Prolanis adalah upaya nyata puskesmas untuk memastikan para lansia tetap sehat dan produktif.
“Dengan Prolanis, kami berharap para lansia tetap aktif, sehat, dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengelola penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes,” ujarnya.
Novita juga menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional BPJS Kesehatan yang dijalankan oleh fasilitas kesehatan tingkat pertama, dengan fokus pada pencegahan komplikasi penyakit kronis melalui pemantauan dan edukasi berkelanjutan.
Para lansia yang hadir mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Selain mendapatkan pemeriksaan dan obat gratis, mereka juga merasa diperhatikan dan didukung untuk menjalani hidup lebih sehat.
“Senamnya bikin badan terasa ringan, apalagi ada cek kesehatan gratis. Kami senang sekali,” kata salah satu peserta.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga.
Peserta saling bertukar cerita dan pengalaman seputar cara menjaga kesehatan di usia senja.
Suasana kekeluargaan begitu terasa, menambah semangat mereka untuk rutin mengikuti Prolanis.
Pihak puskesmas pun berkomitmen untuk terus melaksanakan program ini secara rutin.
Harapannya, angka komplikasi akibat hipertensi dan diabetes di wilayah kerja Puskesmas Berlian dapat ditekan secara signifikan.
Selain pemeriksaan dan pengobatan, puskesmas juga membagikan leaflet edukasi berisi panduan pola makan sehat, jadwal olahraga yang dianjurkan, serta tips menghindari makanan dan kebiasaan yang memicu kambuhnya penyakit.
Kegiatan Prolanis ini menjadi bukti bahwa layanan kesehatan tidak hanya fokus pada pengobatan, tetapi juga pada pencegahan dan pendampingan.
Lansia tidak sekadar menjadi pasien, melainkan mitra aktif dalam menjaga kesehatan dirinya sendiri.
Dengan berakhirnya kegiatan pada Kamis sore, seluruh peserta pulang membawa semangat baru untuk hidup sehat.
Prolanis di Puskesmas Berlian pun mendapat apresiasi luas dari masyarakat setempat karena manfaatnya yang nyata.
Program ini diharapkan menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan lain di Boalemo dalam mengedepankan pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya lansia, demi mewujudkan generasi tua yang sehat, aktif, dan mandiri.








