ZonaAktual.id – Meninggalkan kenyamanan kerja kantoran di kota, makin banyak anak muda Indonesia memilih kembali ke desa dan menjadi petani.
Tapi bukan petani biasa mereka hadir dengan semangat baru dan teknologi canggih. Mereka disebut petani modern.
Fenomena ini mulai terlihat sejak pandemi COVID-19, namun terus berlanjut hingga sekarang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Anak muda yang sebelumnya bekerja di startup, kantor pemerintahan, bahkan bank, kini justru mengelola lahan pertanian dengan sentuhan teknologi digital seperti drone untuk pemantauan tanaman, sistem irigasi otomatis berbasis IoT, serta penjualan langsung melalui marketplace hingga media sosial.
“Di kota saya stres, penghasilan juga tidak stabil. Di kampung, saya bisa bertani, lebih tenang, dan malah bisa jualan sayur organik ke restoran besar,” ujar Riko, petani muda di Sleman, Yogyakarta, yang kini sukses berbisnis hidroponik dengan omzet belasan juta per bulan.
Tren ini turut didukung program pemerintah seperti petani milenial, pelatihan digitalisasi pertanian, serta bantuan permodalan lewat KUR pertanian.
Dengan biaya hidup yang lebih rendah, akses internet yang makin merata, serta meningkatnya kesadaran terhadap gaya hidup sehat dan berkelanjutan, pertanian kini menjadi pilihan rasional sekaligus menjanjikan. (*)








