Zonaaktual.id, Boalemo — Pemerintah Kabupaten Boalemo kembali mendorong peningkatan kapasitas aparatur melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengadaan Barang dan Jasa yang resmi dibuka oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, di Cabana Resort Bolihutuo, Selasa (11/11/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kabag UPBJ Boalemo Fery Maulidi, pemateri dari SR Management Samsul Ramli, para pimpinan OPD, serta peserta yang merupakan pejabat eselon III dan IV dari berbagai instansi.
Dalam keterangannya, Rum Pagau menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo. Ia menyebut masih ada kekurangan pemahaman teknis di sejumlah OPD sehingga diperlukan percepatan melalui bimtek.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bimbingan teknis barang dan jasa ini sangat perlu, karena kita di Boalemo masih agak kekurangan. Maka perlu ada percepatan agar seluruh OPD memiliki petugas yang paham tentang masalah barang dan jasa,” ujar Bupati.
Menurutnya, sistem pengadaan barang dan jasa saat ini telah jauh lebih mudah dibandingkan sebelumnya. Proses yang dulunya sangat teknis, kini lebih terbuka dan praktis untuk dipahami oleh aparat pelaksana.
“Barang dan jasa ini sudah beda dengan dulu. Sekarang lebih dimudahkan. Kalau dulu harus menunjuk orang yang sangat memahami teknis barang dan jasa, sekarang mekanismenya lebih fleksibel,” lanjut Rum Pagau.
Ia juga mengungkap bahwa perubahan aturan membawa konsekuensi tersendiri. Dahulu seluruh peserta tender atau kontraktor wajib melihat kondisi lapangan sebelum mengikuti lelang, namun kini beberapa aturan telah disederhanakan.
Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa melalui Bimtek Pengadaan Barang dan Jasa ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo terus berupaya meningkatkan kualitas belanja daerah agar tepat sasaran dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
Peningkatan kapasitas, kata Rum, harus dibarengi dengan integritas aparatur. “Kita ingin setiap anggaran yang dikeluarkan memberikan dampak bagi kesejahteraan masyarakat. Maka kompetensi dan integritas PA, KPA, dan PPK itu mutlak diperlukan,” tegasnya.
Ia berharap seluruh peserta bimtek dapat mengikuti materi dengan baik, memahami aturan terbaru, serta aktif berdiskusi mengenai kendala teknis yang sering dihadapi di lapangan.
“Seraplah ilmu dari narasumber dan diskusikan kendala-kendala yang Bapak Ibu temui. Ini penting agar pelaksanaan pengadaan di OPD masing-masing bisa berjalan lebih efektif,” tutup Bupati.








