Zonaaktual.id, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo menggelar prosesi adat Tonggeyamo di Rumah Dinas Jabatan Bupati Boalemo sebagai bentuk pelestarian tradisi adat Gorontalo dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang resmi jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026.
Prosesi adat yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, pemangku adat, pimpinan OPD, hingga masyarakat. Tonggeyamo sendiri merupakan tradisi adat Gorontalo yang dilakukan untuk menunggu sekaligus menyampaikan keputusan penetapan hari besar Islam kepada masyarakat secara adat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Boalemo, Rum Pagau, menyampaikan bahwa pelaksanaan Iduladha tahun ini berada di tengah kondisi efisiensi, sehingga jumlah hewan kurban yang akan disembelih oleh Pemerintah Kabupaten Boalemo mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk tahun ini jumlah hewan kurban yang akan disembelih di seluruh desa di Kabupaten Boalemo dan sejumlah OPD mencapai 1.043 ekor. Jumlah tersebut memang menurun dibanding tahun kemarin yang mencapai lebih dari 3.000 ekor,” ujar Rum Pagau.
Meski demikian, ia berharap semangat berkurban masyarakat tetap terjaga dan jumlah hewan kurban pada tahun mendatang bisa kembali meningkat sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Boalemo, Ruslin Limalo, menjelaskan bahwa jumlah 1.043 hewan kurban tersebut masih bersifat sementara karena proses pendataan masih terus berlangsung.
“Data yang masuk saat ini masih sementara karena masih ada beberapa laporan yang sementara diinput,” jelas Ruslin.
Dalam prosesi Tonggeyamo itu juga disampaikan bahwa hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia nantinya akan disembelih di Kecamatan Botumoito.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Boalemo juga menetapkan pelaksanaan Salat Iduladha tingkat kabupaten akan dipusatkan di Masjid Agung Baiturahmah. Salat Id tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Bupati Boalemo bersama seluruh unsur Forkopimda untuk melaksanakan ibadah bersama masyarakat.
Pelaksanaan Tonggeyamo di Rumah Jabatan Bupati Boalemo menjadi simbol kuat sinergi antara adat, pemerintah, dan nilai-nilai keagamaan yang terus dijaga oleh masyarakat Gorontalo hingga saat ini.








