Zonaaktual.id, Gorontalo – Kegiatan Extravaganza yang digelar Generasi Baru Indonesia (GenBI) turut mendapat respons positif dari komunitas lokal yang berpartisipasi, salah satunya Komunitas Anime Gorontalo (KAOGA) melalui penampilan cosplay parade dan pembukaan booth kuliner.
Ketua Divisi Budaya KAOGA, Alief, mengungkapkan bahwa secara keseluruhan kegiatan Extravaganza berlangsung menarik dan memberikan pengalaman menyenangkan bagi komunitas yang terlibat, meskipun terdapat beberapa kendala selama pelaksanaan acara.
“Overall, event-nya bagus. Memang di pertengahan acara sempat ada hujan yang membuat rundown tertunda, tetapi itu bukan sesuatu yang bisa dikontrol oleh panitia. Jadi, menurut saya acaranya tetap bagus,” ujar Alief.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia bahkan menilai salah satu momen paling berkesan terjadi pada penghujung kegiatan, ketika seluruh peserta dan pengunjung bersama-sama bernyanyi dalam rangkaian penutupan acara.
“Apalagi pas di akhir acara, waktu penutupan dan nyanyi bareng. Itu menurut saya bagian terbaik,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, KAOGA turut mengambil bagian dengan menghadirkan dua bentuk partisipasi, yakni penampilan cosplay parade yang diikuti sejumlah cosplayer dari komunitas serta booth penjualan takoyaki bagi para pengunjung.
Kehadiran KAOGA melalui kedua aktivitas tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi komunitas dalam memeriahkan Extravaganza sekaligus memperkenalkan aktivitas dan kreativitas anggotanya kepada masyarakat.
Alief secara pribadi juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, Extravaganza menjadi acara yang menarik, keren, dan seru untuk diikuti bersama berbagai komunitas lainnya.
Meski demikian, ia turut memberikan sejumlah masukan kepada penyelenggara, khususnya terkait pengelolaan area parkir yang dinilai perlu mendapatkan perhatian lebih pada pelaksanaan kegiatan berikutnya.
Ia mengungkapkan, terdapat pengalaman kurang menyenangkan yang dialami sejumlah temannya, ketika beberapa helm pengunjung tertukar bahkan dilaporkan hilang selama kegiatan berlangsung.
“Kalau untuk saran, mungkin lebih ke bagian luar acara, khususnya tempat parkir. Kemarin ada beberapa helm teman saya yang tertukar, bahkan sampai hilang. Jadi, ke depannya panitia yang bertugas menjaga parkiran harus benar-benar memperhatikan keamanan,” jelasnya.
Menurut Alief, pengaturan petugas parkir melalui sistem pergantian atau shift juga dapat menjadi solusi agar pengawasan tetap berjalan tanpa membuat petugas kehilangan kesempatan untuk menikmati rangkaian kegiatan.
“Kalau bisa dilakukan pertukaran shift untuk petugas yang berjaga, supaya mereka juga punya kesempatan menikmati event. Jadi, keamanan tetap terjaga dan petugas juga bisa ikut merasakan keseruan acaranya,” ungkapnya.
Di sisi lain, Alief memastikan KAOGA masih akan menghadirkan berbagai kegiatan lainnya untuk masyarakat Gorontalo. Namun, terkait bentuk kegiatan maupun jadwal pelaksanaannya, ia meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi dari komunitas.
“Untuk event lain dari KAOGA pasti ada. Tapi untuk acaranya apa dan tanggal berapa, nantikan saja informasi selanjutnya melalui media sosial KAOGA, mulai dari Instagram, Channel WhatsApp, sampai Facebook KAOGA,” tutup Alief.
Melalui partisipasi berbagai komunitas, Extravaganza tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga memperlihatkan potensi kolaborasi komunitas lokal dalam menghadirkan kegiatan kreatif yang dapat dinikmati masyarakat Gorontalo.
Editor : Moh. Nawir








