Zonaaktual.id – Dalam semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia, Karang Taruna Desa Piloliyanga bersama Mahasiswa KKN-PK menggelar rangkaian kegiatan seni dan olahraga bertajuk Gema Kemerdekaan, dengan mengusung tema: JEJAK PILOLIYANGA (Junjung Ekspresi, Jalin Ajang Kreasi).
Kegiatan yang berlangsung meriah ini dipusatkan di lapangan Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, dan turut melibatkan berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak TK hingga masyarakat umum.
Event ini tak hanya menjadi ajang hiburan, namun juga wadah ekspresi, kolaborasi, serta penguatan kebersamaan antarwarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Karang Taruna Piloliyanga, Samsudin Djanihi, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat pemuda desa dalam merayakan kemerdekaan sekaligus memberdayakan potensi lokal.
“Kegiatan ini kami kemas sebagai ajang ekspresi dan kreasi untuk semua lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Kami ingin menunjukkan bahwa Piloliyanga punya semangat yang besar untuk terus berkembang,” ujar Samsudin.
Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) Mahasiswa KKN-PK, Wahyu Syaputra, menambahkan bahwa sinergi antara mahasiswa dan pemuda desa menjadi kunci suksesnya pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami sangat antusias karena bisa berkontribusi langsung ke masyarakat melalui kegiatan yang positif. Tema ‘Jejak Piloliyanga’ menjadi simbol semangat kolaborasi dan kreativitas anak-anak muda di desa ini,” tutur Wahyu.
Rangkaian kegiatan Gema Kemerdekaan ini diisi dengan beragam lomba menarik yang terbagi dalam dua kategori besar, yakni seni dan olahraga.
Dalam bidang olahraga, digelar turnamen Sepak Takraw dan Mobile Legends (ML) yang diikuti oleh para remaja dan pemuda setempat.
Di sisi lain, bidang seni menampilkan kontes dan kompetisi yang memikat antusiasme warga.
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Kontes Kacamata Hitam untuk Anak TK, di mana para balita tampil lucu dan percaya diri di atas panggung.
Ada pula Lomba Dance untuk Anak SD, serta Lomba Vokalia untuk kategori umum, yang berhasil memukau penonton dengan penampilan-penampilan mengesankan.
Kegiatan ini mendapat apresiasi penuh dari Penjabat Kepala Desa Piloliyanga, Ramli Muchsin, yang turut hadir menyaksikan jalannya lomba-lomba tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi kreativitas para pemuda dan mahasiswa KKN-PK yang mampu menggelar kegiatan positif seperti ini. Ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan nasionalisme masih sangat kuat di Piloliyanga,” ungkap Ramli.
Acara Gema Kemerdekaan ini tidak hanya menyemarakkan perayaan HUT RI ke-80, tetapi juga menjadi bukti bahwa Piloliyanga merupakan desa yang kaya akan talenta, kekompakan, serta semangat untuk maju.
Melalui “Jejak Piloliyanga”, masyarakat kembali diingatkan bahwa kemerdekaan bukan hanya soal sejarah, tetapi juga tentang bagaimana generasi hari ini bisa mengekspresikan diri dan menciptakan warisan positif untuk masa depan.








