Zonaaktual.id, Boalemo – Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo memastikan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dilakukan tepat waktu.
Hal tersebut disampaikan Bupati Boalemo, Rum Pagau bersama Wakil Bupati Lahmudin Hambali melalui Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Boalemo, Andries Adjie, Rabu (4/3/2026).
Dalam keterangannya, Andries Adjie menjelaskan bahwa pembayaran THR akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, khususnya dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo berkomitmen untuk menyalurkan THR tepat waktu sebagai bentuk perhatian dan penghargaan atas kinerja ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Andries.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan penghitungan kebutuhan anggaran THR berdasarkan komponen gaji dan tunjangan yang melekat sesuai ketentuan.
“Penganggaran THR Tahun 2026 telah diakomodir dalam APBD Kabupaten Boalemo sebesar Rp18.473.056.414. Selain itu, untuk Alokasi Dana Desa (ADD) disiapkan sebesar Rp10.467.116.275, sehingga total anggaran yang disiapkan mencapai Rp28.949.172.689,” jelasnya.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan agar proses pencairan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu stabilitas kas daerah.
Andries juga menegaskan bahwa proses administrasi akan dilakukan secara tertib dan akuntabel melalui mekanisme penerbitan SPM dan SP2D sesuai prosedur pengelolaan keuangan daerah.
“Koordinasi terus kami lakukan dengan seluruh OPD agar penyampaian data pembayaran bisa tepat dan cepat, sehingga tidak ada kendala saat pencairan,” tambahnya.
Ia berharap pembayaran THR ini dapat membantu ASN dan PPPK dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya serta memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi daerah.
“Harapannya tentu ini bisa membantu kebutuhan menjelang Hari Raya dan juga mendorong perputaran ekonomi di daerah,” tutupnya.
Saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo juga tengah melakukan proses pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk periode Januari hingga Maret di 82 desa yang ada di wilayah tersebut.








