Prabowo Reshuffle Kabinet Usai Demo Memanas, Sri Mulyani Tersingkir dari Kursi Menteri Keuangan

- Wartawan

Selasa, 9 September 2025 - 13:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Presiden Prabowo Subianto dan Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani

Foto : Presiden Prabowo Subianto dan Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani

Zonaaktual.id, Boalemo — Gelombang politik nasional kembali menggemparkan publik. Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle kabinet besar-besaran pada Senin, 8 September 2025, menyusul demonstrasi yang menelan korban jiwa dan memicu krisis kepercayaan terhadap pemerintah.

Pergantian mendadak ini dipicu oleh amarah rakyat atas tunjangan hunian DPR yang mencapai Rp50 juta per bulan.

Kebijakan itu dianggap tidak adil di tengah sulitnya ekonomi rakyat. Protes meluas ke berbagai kota, bahkan menyebabkan 10 orang meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sri Mulyani Indrawati menjadi salah satu pejabat yang harus lengser dari kursi Menteri Keuangan.

Tokoh yang selama ini dikenal sebagai penjaga ketat disiplin fiskal digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa, ekonom senior yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala LPS.

Selain Sri Mulyani, Menko Polhukam Budi Gunawan juga ikut dicopot dari jabatannya.

Namun, hingga kini Presiden Prabowo belum menunjuk pengganti tetap, sehingga posisi itu masih dijalankan oleh pejabat ad interim.

Nama lain yang ikut tersingkir adalah Abdul Kadir Karding dari Kementerian P2MI.

Posisi ini kini ditempati Mukhtarudin, politisi Partai Golkar.

Sementara itu, Budi Arie Setiadi lengser dari kursi Menteri Koperasi, digantikan Ferry Juliantono.

Tidak hanya itu, Dito Ariotedjo juga harus merelakan jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga.

Meski sudah ada calon pengganti, pelantikannya ditunda karena berhalangan hadir.

Reshuffle kali ini juga diwarnai kejutan besar. Presiden Prabowo membentuk Kementerian Haji dan Umrah sebagai lembaga baru.

Mochamad Irfan Yusuf dilantik sebagai menteri, didampingi Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai wakil menteri.

Situasi ini menuai reaksi keras dari publik dan pasar. Bursa saham langsung melemah lebih dari 1 persen, sementara rupiah ikut tertekan hingga menyentuh level terendah dalam dua bulan terakhir.

Bank Indonesia harus turun tangan dengan membeli obligasi jangka panjang dan melakukan intervensi pasar valas untuk menahan gejolak.

Langkah ini dilakukan guna mengembalikan kepercayaan investor.

Purbaya Yudhi Sadewa, menteri keuangan baru, mencoba menenangkan pasar.

Dalam pernyataannya, ia menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa menembus 8 persen.

Ia menegaskan komitmen menjaga kebijakan fiskal tetap sehat meski tantangan semakin berat.

Meski begitu, sejumlah analis menilai kehilangan sosok Sri Mulyani bisa berdampak besar pada kredibilitas pemerintah di mata investor global.

Selama ini, ia dikenal sebagai figur reformis yang dipercaya dalam menjaga stabilitas keuangan negara.

Di sisi politik, langkah Prabowo dianggap sebagai strategi meredam amarah rakyat sekaligus menunjukkan ketegasan dalam mengambil keputusan.

Namun, kritikus menilai reshuffle ini justru membuka ruang negosiasi politik yang lebih luas di tubuh koalisi pemerintahan.

Gelombang protes yang terjadi sebelumnya memang meninggalkan luka mendalam.

Bahkan rumah pribadi Sri Mulyani di Jakarta sempat dilooting massa, menggambarkan betapa tingginya eskalasi kemarahan rakyat.

Kini, publik menanti apakah komposisi kabinet baru ini mampu menjawab keresahan masyarakat dan meredam krisis kepercayaan yang tengah melanda.

Reshuffle ini bisa menjadi awal pemulihan, atau justru pemantik tantangan baru bagi pemerintahan Prabowo.

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menara Limboto Akan Disulap Modern, Rachmat Gobel Bawa Mimpi Besar untuk Gorontalo
Rachmat Gobel Dorong Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Baru Gorontalo
Rachmat Gobel Tinjau SPPG Libuo, Pastikan Program Gizi Berjalan Optimal
Rachmat Gobel Orkestrasi Transformasi, Pentadio Menuju Ikon Wisata Bergengsi
Akselerasi Pembangunan Gorontalo, Rachmat Gobel Jalani Kunker Maraton 5 Hari
Roy Syawal: Aktivis Lingkungan Dukung Penuh Kegiatan Polri di Bawah Komando Presiden RI
Jejak Sri Mulyani Eks Menteri Keuangan RI: Pemimpin Fiskal yang Mendunia dan Menginspirasi
Wali Kota Pekanbaru Bebaskan ASN dari Apel Pagi, Suruh Antar Anak ke Sekolah: “Hari Pertama Itu Bukan Sekadar Formalitas”

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:14 WITA

Menara Limboto Akan Disulap Modern, Rachmat Gobel Bawa Mimpi Besar untuk Gorontalo

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:54 WITA

Rachmat Gobel Dorong Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Baru Gorontalo

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:49 WITA

Rachmat Gobel Tinjau SPPG Libuo, Pastikan Program Gizi Berjalan Optimal

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49 WITA

Rachmat Gobel Orkestrasi Transformasi, Pentadio Menuju Ikon Wisata Bergengsi

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:43 WITA

Akselerasi Pembangunan Gorontalo, Rachmat Gobel Jalani Kunker Maraton 5 Hari

ZONA UPDATE

Foto : Istimewa

SMP 2 Tilamuta

HUT ke-21 SMPN 2 Tilamuta Jadi Panggung Nostalgia dan Persatuan Alumni

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:07 WITA