Zonaaktual.id, Boalemo – UPTD Puskesmas Berlian Kecamatan Paguyaman kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga generasi muda dari pengaruh buruk rokok dan narkoba.
Melalui kegiatan penyuluhan di sekolah-sekolah menengah, petugas kesehatan memberikan edukasi tentang dampak jangka panjang yang ditimbulkan oleh kebiasaan merokok dan penggunaan zat adiktif.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para siswa, yang tampak aktif bertanya mengenai bahaya rokok elektrik (vape) yang kini banyak beredar di kalangan remaja.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala UPTD Puskesmas Berlian, Novita Kunusa, SKM, menegaskan bahwa kebiasaan merokok di usia muda bisa menjadi awal dari berbagai penyakit kronis, termasuk gangguan jantung dan paru-paru.
“Banyak anak yang berpikir vape lebih aman, padahal sama-sama berbahaya bagi organ pernapasan,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa edukasi kesehatan seperti ini tidak hanya sekadar penyuluhan, tetapi juga langkah pencegahan dini terhadap perilaku berisiko di kalangan pelajar.
“Kalau sejak remaja mereka sudah tahu bahayanya, peluang untuk menghindari lebih besar,” katanya.
Puskesmas Berlian menggandeng pihak sekolah dan pemerintah desa untuk menciptakan lingkungan belajar yang bebas asap rokok dan narkoba.
“Kolaborasi ini penting agar pesan kesehatan bisa sampai ke rumah dan lingkungan sekitar,” terang Novita.
Ia juga mengimbau para orang tua untuk menjadi teladan dengan tidak merokok di depan anak-anak.
“Pendidikan kesehatan harus dimulai dari rumah, karena anak meniru apa yang ia lihat,” tambahnya.
Di akhir penyuluhan, para siswa menandatangani komitmen bersama untuk menjauhi rokok dan narkoba sebagai bentuk dukungan terhadap generasi sehat Boalemo.
“Remaja sehat adalah masa depan daerah yang kuat,” tutup Novita Kunusa penuh harapan.








