Zonaaktual.id, Boalemo — Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau resmi membuka rapat Fasilitasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Boalemo yang digelar di Aula Bappeda, Selasa (27/10/2025).
Rapat tersebut menjadi forum strategis dalam mempercepat penanganan stunting di daerah.
Kegiatan ini dihadiri Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo Dr. Robert Pauweni, SKM., M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Sutriyani Lumula, M.Kes, serta jajaran Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyampaiannya, Bupati Rum Pagau menjelaskan bahwa jumlah desa bebas stunting di Boalemo mengalami peningkatan.
Jika sebelumnya tercatat 21 desa yang masih memiliki kasus stunting, kini bertambah 10 desa yang dinyatakan bebas stunting, sehingga total menjadi 31 desa dari 82 desa di Kabupaten Boalemo.
Meski demikian, Rum Pagau menegaskan bahwa capaian tersebut belum cukup.
Menurutnya, masalah stunting membutuhkan perhatian serius, terutama dari dua instansi teknis yakni Dinas Kesehatan dan DPPKBP3A yang menjadi garda utama dalam pendampingan keluarga.
Ia meminta agar rapat TPPS kali ini benar-benar fokus merumuskan strategi percepatan penurunan angka stunting.
Bahkan, ia menargetkan seluruh desa di Boalemo dapat bebas stunting dan mendorong agar tahun 2025 menjadi tahun tanpa kasus stunting baru.
“Saya berharap seluruh fasilitator turun langsung ke lapangan untuk memastikan tidak ada lagi peningkatan angka stunting, baik di desa maupun kecamatan,” tegas Rum Pagau.
Menurutnya, penyelesaian persoalan stunting bukan pekerjaan ringan.
Namun jika dilakukan secara kolaboratif dan konsisten, target penurunan stunting menjadi 0 persen bukan hal yang mustahil.
“Upaya dari pemerintah pusat sudah banyak, tetapi kita di daerah harus bekerja lebih keras agar Boalemo benar-benar bebas stunting,” tandasnya.
Rapat berlangsung kondusif dan ditutup dengan dokumentasi bersama seluruh peserta TPPS.








