Zonaaktual.id, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo resmi menutup Bimbingan Teknis (Bimtek) Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Boalemo, yang berlangsung pada Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan penutupan diawali dengan pengantar dari salah satu narasumber nasional, Dr. Rita Karrdibasari, M.Si., Psi., Dpl., TAA.
Ia menyampaikan bahwa model bimtek yang digagas Bupati Boalemo merupakan terobosan baru dan pertama kali dilakukan oleh kepala daerah di Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, bimtek ini tidak sekadar pelatihan teknis, tetapi dirancang untuk membentuk calon pemimpin dengan integritas tinggi dan perubahan pola pikir (mindset).
“Ini adalah gagasan baru, di mana bimtek diarahkan untuk melahirkan pemimpin yang memiliki seni pengabdian utuh dalam melayani rakyat,” ujar Rita Karrdibasari.
Dalam sambutan arahannya pada acara penutupan, Bupati Boalemo Drs. H. Rum Pagau menyampaikan apresiasi atas keseriusan seluruh peserta selama mengikuti bimtek.
Ia mengaku menerima laporan bahwa para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh komitmen.
“Saya mendapat informasi bahwa seluruh peserta mengikuti bimtek ini dengan serius dan bersungguh-sungguh,” ungkap Rum Pagau.
Bupati juga menyampaikan bahwa para peserta memberikan umpan balik positif terhadap kualitas narasumber dan materi yang disajikan, bahkan dinilai melampaui pengalaman pendidikan dan pelatihan kepemimpinan yang pernah mereka ikuti sebelumnya.
“Peserta menyampaikan bahwa standar narasumber dan materi yang diberikan melampaui pelatihan kepemimpinan yang pernah mereka ikuti. Ini karena para narasumber memiliki kualifikasi dan standar nasional,” tegasnya.
Rum Pagau menegaskan bahwa standar tinggi tersebut memang sengaja ditetapkan, karena pejabat pimpinan tinggi pratama merupakan figur strategis yang akan mendampingi kepala daerah dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah.
“Setinggi itulah standar yang saya inginkan dari pejabat yang akan mendampingi saya. Mereka harus mampu mengemban visi dan misi bupati untuk kesejahteraan rakyat,” ujarnya.
Dalam penegasan yang cukup kuat, Bupati Rum Pagau menyatakan bahwa kecerdasan bukanlah faktor utama dalam kepemimpinan.
“Bagi saya, pintar itu nomor empat. Nomor satu adalah karakter,” tegas Rum Pagau.
Ia mengungkapkan bahwa hasil uji kompetensi sebelumnya dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar yang diharapkan, sehingga bimtek ini menjadi proses penyempurnaan dengan menghadirkan pemateri-pemateri handal dari Bandung.
“Saya ingin menghasilkan pemimpin yang benar-benar handal. Peserta masih muda dan sudah disiapkan sekarang sebagai calon pengganti pejabat yang akan memasuki masa pensiun,” katanya.
Bupati Rum Pagau juga menegaskan bahwa hasil penilaian dari para narasumber akan menjadi salah satu pertimbangan penting ke depan. Ia berharap seluruh peserta memperoleh hasil yang baik dan mampu menunjukkan kapasitas kepemimpinan yang berintegritas.
Lebih jauh, Rum Pagau menyatakan akan melakukan pembenahan lanjutan terhadap kompetensi pejabat eselon III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui bimtek serupa dengan standar dan kualifikasi narasumber nasional.
“Saya akan mengubah mindset pejabat Boalemo dengan standar kompetensi nasional. Ke depan, bimtek dengan kualitas yang sama akan kita terapkan,” pungkasnya.








