Ami Gawi Prihatin Soal Gaji Guru Di Boalemo Hanya 100 Ribu Perbulan 

- Wartawan

Jumat, 7 Juni 2024 - 07:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

{

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}

ERAPENA.COM- Abdul Gawi Djafar atau lebih dikenal Ami Gawi, mengaku prihatin dengan gaji guru di kabupaten Boalemo, yang hanya dibayarkan 100 ribu perbulan.

Pasalnya, pembayaran gaji 100 ribu perbulan, kepada guru non database yang berada di sekolah swasta.

Hal itu di sampaikan kepada awak media, Jumat 7 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya belum tahu jelas bagaimana kebijakan yang diambil oleh Pemerintah, tapi yang jelas saya merasa prihatin,” ucap Ami Gawi.

Menurut Ketua Komisaris Daerah (Komda) Al khairat kabupaten Boalemo, sungguh tidak layak bila mereka hanya mendapatkan gaji yang jauh dari kebutuhan sehari-harinya.

“Pemerintah daerah baik eksekutif maupun legislatif lebih memperhatikan lagi nasib guru honorer, dimana uang tersebut jelas tidak mungkin dapat menutupi kebutuhan keluarganya,” tuturnya.

Ketua Komda Al-Khairaat mengatakan, guru adalah pahlawan yang luar biasa, tetap ikhlas mengabdi, mendedikasikan diri, mendidik anak-anak masyarakat demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Ini semua menurut saya tergantung niat, Pemerintah Daerah ada niat maupun DPRD ada niat, sehingga pendidikan di Boalemo berkembang lagi,” ujarnya.

Dikhawatirkan ketua Komda Ami Gawi, dengan persoalan tersebut, jangan sampai, pendidikan yang ada di kabupaten Boalemo akan menurun.

“Tapi belum tahu ya, apakah ini kebijakan pusat atau pemerintah daerah,” ungkapnya.

Dirinya, berharap pemerintah daerah agar betul-betul mengembangkan dunia pendidikan.

“Bagaimana pendidikan bisa berkembang kalau Pemerintah Daerahnya begini, mereka para guru-guru mengajar kepada anak-anak tidak ada semangat, insya Allah ke depan dunia pendidikan ini bisa berkembang lagi,” tutup Ketua Komda Al-Khairaat Boalemo.

Diketahui, untuk Guru honorer di sekolah swasta yang tidak masuk atau Non Database, melalui kesepakatan bersama dikembalikan pada sekolah masing-masing untuk dibayarkan melalui Dana Bos.

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentasyarufan Zakat di Rujab Bupati, Rum Pagau Tekankan Peran Strategis ASN
“Sehati di Rumkit” Resmi Diluncurkan, Bukti Integrasi Layanan di Boalemo
Ranperda Pancasila Boalemo Menuju Final, BPIP: Sudah Sangat Baik
Banjir Terus Berulang, Kades Mohungo Sambut Baik Rencana Embung Pemerintah
Solusi Banjir Mulai Dimatangkan, Wabup Boalemo Tinjau Titik Embung di Mohungo
Kapolsek Dulupi Imbau Hentikan Aktivitas Tambang di Sambati, Warga Harap Ada Solusi Perizinan
Pelantikan Eselon II Jadi Pesan Keras Bupati Boalemo Rum Pagau: ASN Wajib Kerja Cepat dan Profesional
Suara Pemuda yang Menghidupkan Semangat Patriotik 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:56 WITA

Pentasyarufan Zakat di Rujab Bupati, Rum Pagau Tekankan Peran Strategis ASN

Selasa, 21 April 2026 - 11:40 WITA

“Sehati di Rumkit” Resmi Diluncurkan, Bukti Integrasi Layanan di Boalemo

Senin, 20 April 2026 - 13:24 WITA

Ranperda Pancasila Boalemo Menuju Final, BPIP: Sudah Sangat Baik

Senin, 13 April 2026 - 16:47 WITA

Banjir Terus Berulang, Kades Mohungo Sambut Baik Rencana Embung Pemerintah

Senin, 13 April 2026 - 16:36 WITA

Solusi Banjir Mulai Dimatangkan, Wabup Boalemo Tinjau Titik Embung di Mohungo

ZONA UPDATE

Foto : Istimewa

SMP 2 Tilamuta

HUT ke-21 SMPN 2 Tilamuta Jadi Panggung Nostalgia dan Persatuan Alumni

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:07 WITA