Cahaya Obor dan Dzikir Menyatu di Langit Buti: Warga Peringati Asyura dengan Hati yang Menyala

- Wartawan

Minggu, 6 Juli 2025 - 11:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Pawai Obor di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo

Foto : Pawai Obor di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo

Zonaaktual.id, Boalemo – Malam menurunkan sunyi, namun Desa Buti justru menyalakan cahaya.

Di bawah langit Mananggu yang terang, ratusan obor menyala, menyusuri jalan-jalan desa yang bersaksi atas tradisi yang tak pernah padam: peringatan Hari Asyura, 10 Muharram.

Sabtu malam (5/7/2025), warga Desa Buti tak hanya berjalan, mereka berdzikir, bershalawat, menyulam langkah demi langkah dengan doa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan sekadar pawai, tapi ziarah ruhani yang mengalir dari generasi ke generasi.

“Shallallahu ala Muhammad, shallallahu alaihi wasallam,” menggema tanpa henti. Suara anak-anak, pemuda, orang tua, bahkan takmir masjid dan pemerintah desa berpadu dalam satu irama: harmoni cinta untuk bulan suci.

Kepala Desa Buti, Jhodi Thalib, menatap arak-arakan itu dengan mata yang bicara lebih banyak dari kata.

“Ini bukan acara tahunan biasa. Ini adalah napas warga, napas kebersamaan, napas spiritual yang kami rawat bersama,” ucapnya lirih namun pasti.

Ia menyebut, setiap tahun, warga Buti tak pernah absen menyalakan cahaya. Obor bukan sekadar api, tapi simbol harapan dan penerang jalan bagi anak-anak desa agar tak lupa akar dan nilai.

Arak-arakan dimulai selepas Magrib. Anak-anak SDN 08 Mananggu membuka barisan, disusul mahasiswa KKN UNG, pemuda Karang Taruna, ibu-ibu, bapak-bapak, dan para tokoh desa. Mereka berjalan, tidak sekadar bersama, tapi menyatu dalam niat, dalam langkah, dalam doa.

“Masyarakatlah ruh utama kegiatan ini. Kami dari desa hanya menjahit niat mereka menjadi peristiwa,” ujar Jhodi, tersenyum.

Sementara itu, Uyan Nani, Ketua Karang Taruna Desa Buti, tak bisa menyembunyikan haru.

“Saya bangga, pemuda Buti luar biasa. Mereka tak hanya jalan membawa obor, tapi membawa semangat yang membakar sekat-sekat,” katanya.

Bagi Uyan, malam Asyura bukan soal seremoni, tapi momen langka di mana semua menjadi satu tanpa kasta, tanpa jarak.

“Semoga cahaya ini tak padam, semoga tahun depan desa ini tetap menyala,” pungkasnya. (*)

 

Penulis : Isal

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentasyarufan Zakat di Rujab Bupati, Rum Pagau Tekankan Peran Strategis ASN
“Sehati di Rumkit” Resmi Diluncurkan, Bukti Integrasi Layanan di Boalemo
Ranperda Pancasila Boalemo Menuju Final, BPIP: Sudah Sangat Baik
Banjir Terus Berulang, Kades Mohungo Sambut Baik Rencana Embung Pemerintah
Solusi Banjir Mulai Dimatangkan, Wabup Boalemo Tinjau Titik Embung di Mohungo
Kapolsek Dulupi Imbau Hentikan Aktivitas Tambang di Sambati, Warga Harap Ada Solusi Perizinan
Pelantikan Eselon II Jadi Pesan Keras Bupati Boalemo Rum Pagau: ASN Wajib Kerja Cepat dan Profesional
Suara Pemuda yang Menghidupkan Semangat Patriotik 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:56 WITA

Pentasyarufan Zakat di Rujab Bupati, Rum Pagau Tekankan Peran Strategis ASN

Selasa, 21 April 2026 - 11:40 WITA

“Sehati di Rumkit” Resmi Diluncurkan, Bukti Integrasi Layanan di Boalemo

Senin, 20 April 2026 - 13:24 WITA

Ranperda Pancasila Boalemo Menuju Final, BPIP: Sudah Sangat Baik

Senin, 13 April 2026 - 16:47 WITA

Banjir Terus Berulang, Kades Mohungo Sambut Baik Rencana Embung Pemerintah

Senin, 13 April 2026 - 16:36 WITA

Solusi Banjir Mulai Dimatangkan, Wabup Boalemo Tinjau Titik Embung di Mohungo

ZONA UPDATE

Foto : Istimewa

SMP 2 Tilamuta

HUT ke-21 SMPN 2 Tilamuta Jadi Panggung Nostalgia dan Persatuan Alumni

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:07 WITA