Zonaaktual.id, Boalemo – Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketersediaan pangan masyarakat.
Hal ini terlihat saat Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Ida Syaidah Rusli Habibie menyerahkan secara simbolis Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada masyarakat Kecamatan Tilamuta, Rabu (10/9/2025).
Kegiatan penyaluran berlangsung di lapangan Perumahan Permata Coco dengan melibatkan ratusan warga penerima manfaat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suasana penuh antusiasme mewarnai jalannya acara saat bantuan pangan mulai dibagikan.
Dalam kesempatan itu, Gusnar Ismail menegaskan bahwa CPPD bukan sekadar angka dalam gudang, melainkan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ia menilai cadangan pangan merupakan instrumen penting untuk menjaga ketahanan pangan sekaligus perlindungan sosial.
“Cadangan pangan ini adalah simbol kehadiran negara di tengah rakyatnya. Pemerintah tidak hanya menjaga produksi pangan, tetapi juga memastikan distribusinya benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Gusnar.
Bantuan yang disalurkan kali ini berupa beras dengan total 3 ton 850 kilogram.
Jumlah tersebut didistribusikan kepada 385 kepala keluarga, di mana masing-masing menerima 10 kilogram beras.
Menurut Gubernur, penyaluran CPPD merupakan upaya berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat jaring pengaman sosial.
Terlebih lagi, warga yang masuk kategori rentan pangan harus menjadi prioritas agar tidak semakin terdampak kondisi ekonomi yang sulit.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota.
Kolaborasi ini dinilai menjadi kunci untuk menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Tidak mungkin provinsi berjalan sendiri, begitu pula kabupaten. Semua harus bersinergi agar ketahanan pangan tetap terjaga dan masyarakat merasa terlindungi,” tambahnya.
Selain menyalurkan cadangan pangan, Gusnar juga mendorong peningkatan produksi pertanian lokal.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya soal distribusi, tetapi juga soal ketersediaan yang berkelanjutan melalui hasil pertanian masyarakat sendiri.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat cadangan pangan strategis yang bisa digunakan dalam berbagai situasi darurat. Tapi masyarakat juga harus ikut mendukung, misalnya dengan meningkatkan produktivitas pertanian,” jelasnya.
Gusnar berharap bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat penerima.
Lebih dari itu, bantuan ini juga diharapkan memberi dorongan moral agar masyarakat tetap bersemangat menjalani kehidupan sehari-hari.
“Bantuan ini bukan hanya soal beras, tetapi juga soal perhatian dan kepedulian. Kami ingin masyarakat tahu bahwa pemerintah selalu hadir bersama mereka,” kata Gubernur.
Kegiatan penyaluran CPPD di Tilamuta turut dihadiri Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah provinsi yang terus mendukung masyarakat Boalemo, khususnya di sektor pangan.
Hadir pula Anggota DPRD Boalemo Hardi Syam Mopangga serta sejumlah kepala OPD.
Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan lintas sektor dalam memastikan program bantuan berjalan lancar.
Dengan adanya distribusi CPPD ini, pemerintah berharap ketahanan pangan masyarakat Tilamuta semakin kuat.
Kolaborasi berkelanjutan antara provinsi dan kabupaten/kota diyakini akan menciptakan stabilitas sosial serta menjaga ketenteraman masyarakat.








