Zonaaktual.id, Boalemo – Mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) tengah menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, dengan mengusung program unggulan berupa pembangunan rumah gizi.
Kegiatan ini melibatkan empat mahasiswa dari jurusan Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat, yakni Wahyu Saputra, Wulandari Bambuta, Dela Puspita Palewai, dan Nanda Dwi Fahriya Moridu.
Koordinator Desa (Kordes) KKN, Wahyu Saputra, mengatakan program rumah gizi bertujuan untuk menekan angka stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wahyu menyebut rumah gizi akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti timbangan bayi, alat ukur tinggi badan, poster edukasi, serta dapur sehat untuk praktik pembuatan menu bergizi.
“Kami membawa program rumah gizi sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam membantu pemerintah desa menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi, terutama untuk ibu dan anak,” ujar Wahyu.
Ia menambahkan bahwa selain membangun fasilitas rumah gizi, timnya juga akan melakukan penyuluhan dari rumah ke rumah, menggelar demo masak sehat, dan memberikan pelatihan kepada kader posyandu setempat.
“Kami ingin rumah gizi ini bisa dimanfaatkan jangka panjang, bahkan setelah masa KKN berakhir. Jadi kami melibatkan langsung warga agar mereka bisa mandiri dalam mengelola,” kata Wahyu lagi.
Program ini disambut baik oleh pemerintah desa dan masyarakat. Warga merasa program rumah gizi menjawab kebutuhan dasar mereka, khususnya terkait masalah gizi balita dan ibu hamil.
Program rumah gizi menjadi salah satu inovasi KKN UNG yang ditargetkan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan kader dan aparat desa.
Harapannya, Piloliyanga dapat menjadi desa percontohan dalam upaya pencegahan stunting berbasis masyarakat.








