Mutia Imran Melesat ke Top 30 D’Academy 7, Sanggar Boalemo Siap All Out Dukung

- Wartawan

Kamis, 24 Juli 2025 - 10:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Mutia Imran Melesat ke Top 30 D’Academy 7, Sanggar Boalemo Siap All Out Dukung

Foto : Mutia Imran Melesat ke Top 30 D’Academy 7, Sanggar Boalemo Siap All Out Dukung

Zonaaktual.id – Bakat muda dari Gorontalo kembali mencuri perhatian nasional. Mutia Imran, gadis asal Kabupaten Bone Bolango, berhasil menembus 30 besar nasional ajang Dangdut Academy (D’Academy) 7 Indosiar dan kini menjadi satu-satunya wakil Provinsi Gorontalo yang masih bertahan di panggung megah itu.

Pengumuman kelolosannya ke babak Top 30 disampaikan dua hari lalu oleh pihak Indosiar, dan sejak itu dukungan dari masyarakat Gorontalo terus mengalir, termasuk dari kalangan seniman dan komunitas musik daerah.

Mutia yang lahir di Gorontalo, 13 Mei 2007, adalah anak pertama dari tiga bersaudara. Ia tinggal di Jalan Pilolahea bersama kedua orang tuanya, Imran Mahmud dan Karsum Idrus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak kecil, Mutia dikenal sebagai anak yang menyukai dunia musik, khususnya dangdut.

Bakatnya terus diasah hingga akhirnya terjun mengikuti audisi besar tingkat nasional yang dibuka Indosiar pada Februari dan Maret 2025.

Audisi tersebut dilakukan secara daring, di mana peserta dari seluruh Indonesia mengirimkan video penampilan terbaik mereka untuk diseleksi oleh tim juri Indosiar.

Dari Provinsi Gorontalo, puluhan peserta turut serta mewakili berbagai kabupaten dan kota.

Kabupaten Boalemo melalui jaringan komunitas seni dan sanggar mengirim 12 peserta, Bone Bolango mengirim 6, Pohuwato 3, dan dari wilayah lainnya sekitar 13 peserta.

Namun dari seluruh peserta, hanya empat yang dinyatakan lolos ke tahapan audisi live di Jakarta, yaitu:

Raja Poloalo (Kota Gorontalo)

Dirli Rajak (Pohuwato)

Merlin Umar (Boalemo)

Mutia Imran (Bone Bolango)

Keempatnya tampil langsung di depan para juri nasional D’Academy. Sayangnya, dua peserta yakni Reja dan Merlin, harus gugur di tahap awal audisi langsung.

Sementara dua nama, Dirli dan Mutia, sukses menembus final audisi. Di babak tersebut, Dirli Rajak tereliminasi lebih awal, dan Mutia berhasil bertahan, bahkan lolos ke Top 35 dan kini masuk ke Top 30 nasional.

Yang menarik, meski berasal dari Bone Bolango, Mutia kini bernaung dan dibimbing oleh salah satu sanggar seni yang aktif di Boalemo.

Sanggar tersebut dipimpin oleh Romin Due, sosok yang dikenal sebagai Wakil Ketua Musisi Seniman Gorontalo (MSG) dan telah lama konsisten membina talenta-talenta muda di bidang seni suara.

“Setelah dinyatakan lolos ke Jakarta, orang tua Mutia langsung menghubungi saya. Mereka minta agar Mutia bisa dibina di sanggar kami, karena mereka tahu sanggar ini sudah punya pengalaman mengantar anak-anak Boalemo ke panggung nasional,” jelas Romin Due saat diwawancarai oleh Zona Aktual.

Romin mengaku tidak ragu memberi ruang kepada Mutia meski bukan berasal dari Boalemo.

Baginya, sanggar yang ia kelola terbuka bagi siapa saja yang ingin serius menekuni dunia seni, apalagi Mutia menunjukkan semangat dan bakat yang menjanjikan.

“Yang kami lihat bukan semata-mata asalnya dari mana. Tapi bagaimana semangatnya, mentalnya, dan komitmennya. Dan Mutia punya semua itu. Bahkan dalam waktu singkat, ia bisa menyesuaikan dengan ritme latihan di sanggar,” ungkapnya.

Kini, setelah resmi masuk ke 30 besar D’Academy 7, Romin memastikan sanggar yang ia pimpin akan all out dalam memberi dukungan, mulai dari pelatihan jarak jauh, komunikasi intensif dengan keluarga Mutia, hingga membantu promosi dan penggalangan dukungan suara dari masyarakat Gorontalo.

“Mutia bukan lagi hanya anak Bone Bolango. Dia sekarang adalah harapan seluruh Provinsi Gorontalo. Saatnya kita satu suara, satu dukungan, agar Mutia bisa terus bertahan dan membawa pulang prestasi,” tegas Romin.

Selain pelatihan teknis, sanggar juga membekali Mutia dengan nilai-nilai etika panggung, penguatan mental, dan strategi tampil yang memikat di depan juri dan penonton.

Dengan konsistensinya sejauh ini, Mutia disebut sebagai salah satu peserta muda yang berpotensi menjadi penantang kuat di babak-babak berikutnya. Masyarakat Gorontalo pun kini menaruh harapan besar di pundaknya.

“Mutia sudah buktikan, bahwa anak Gorontalo bisa bersaing di tingkat nasional. Tinggal bagaimana kita sama-sama dukung dan bantu sebarkan informasi ini agar makin banyak yang tahu dan ikut memberi semangat untuknya,” kata Romin penuh harap.

Mutia kini terus melanjutkan perjuangannya di Jakarta, menghadapi peserta-peserta kuat dari berbagai provinsi. Tapi satu hal yang tak ia tinggalkan: semangat membawa nama baik daerahnya, tanah kelahiran yang membesarkan bakatnya.

Mari kita dukung Mutia Imran, gadis muda bersuara emas, kebanggaan Gorontalo yang sedang berjuang di panggung D’Academy 7.

Suara kita adalah semangatnya. Dukungan kita adalah langkahnya. Dan doa kita adalah kekuatan terbesar yang ia bawa dari tanah Gorontalo ke panggung nasional.

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentasyarufan Zakat di Rujab Bupati, Rum Pagau Tekankan Peran Strategis ASN
“Sehati di Rumkit” Resmi Diluncurkan, Bukti Integrasi Layanan di Boalemo
Ranperda Pancasila Boalemo Menuju Final, BPIP: Sudah Sangat Baik
Banjir Terus Berulang, Kades Mohungo Sambut Baik Rencana Embung Pemerintah
Solusi Banjir Mulai Dimatangkan, Wabup Boalemo Tinjau Titik Embung di Mohungo
Kapolsek Dulupi Imbau Hentikan Aktivitas Tambang di Sambati, Warga Harap Ada Solusi Perizinan
Pelantikan Eselon II Jadi Pesan Keras Bupati Boalemo Rum Pagau: ASN Wajib Kerja Cepat dan Profesional
Suara Pemuda yang Menghidupkan Semangat Patriotik 2026

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 13:56 WITA

Pentasyarufan Zakat di Rujab Bupati, Rum Pagau Tekankan Peran Strategis ASN

Selasa, 21 April 2026 - 11:40 WITA

“Sehati di Rumkit” Resmi Diluncurkan, Bukti Integrasi Layanan di Boalemo

Senin, 20 April 2026 - 13:24 WITA

Ranperda Pancasila Boalemo Menuju Final, BPIP: Sudah Sangat Baik

Senin, 13 April 2026 - 16:47 WITA

Banjir Terus Berulang, Kades Mohungo Sambut Baik Rencana Embung Pemerintah

Senin, 13 April 2026 - 16:36 WITA

Solusi Banjir Mulai Dimatangkan, Wabup Boalemo Tinjau Titik Embung di Mohungo

ZONA UPDATE

Foto : Istimewa

SMP 2 Tilamuta

HUT ke-21 SMPN 2 Tilamuta Jadi Panggung Nostalgia dan Persatuan Alumni

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:07 WITA