Pasca Banjir di Desa Mohungo, Gorontalo, Keluhan Masyarakat Terjawab

- Wartawan

Kamis, 4 Juli 2024 - 03:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ERAPENA.COM- Bencana banjir yang yang terjadi pada Rabu 26 Juni 2024 di Desa Mohungo kecamatan Tilamuta kabupaten Boalemo provinsi Gorontalo, pada Minggu kemarin, mengakibatkan 64 rumah terendam yang terbagi dari 50 rumah di dusun 3 dan 14 rumah di dusun 1.

Hal ini diakibatkan, dari saluran air yang mampet sehingga banjir tersebut naik ke rumah warga.

Diketahui ada 640 warga terdampak banjir, yang terdiri dari 260 jiwa di Dusun 3 dan 380 jiwa untuk dusun 1.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu mendapat keluhan dari salah satu warga Desa Mohungo, Rully Datau.

“Desa mohungo ini sudah jadi langganan banjir, tidak pernah ada solusi dan penanganan yang baik dalam mengatasi banjir,” keluhnya.

Dijelaskan Rully, yang mengakibatkan banjir, itu diakibatkan dari saluran air yang mampet.

“Saluran air yang berada dipertigaan depan kampus UNIPO yang mengakibatkan banjir di dusun 1 ini,” jelasnya.

Menyikapi hal itu, Dinas PU PR melalui Bidang Pengairan Azlan Saido, mengatakan, bahwa pihaknya sudah membuat rancangan untuk mengatasi banjir yang berada di Desa Mohungo.

“Tahun ini, kami sudah membuat dua perancangan untuk mengatasi banjir di Desa Mohungo, yakni Normalisasi Kali dan Pembuatan Tanggul,” Kata Kabid Azlan.

Untuk Normalisasi, lanjut Azlan, Dinas PUPR berencana melebarkan sepanjang tiga meter dengan panjangnya yakni 300 meter yang bertempat dari dusun tiga, hingga dusun satu Desa Mohungo.

“Normalisasi juga akan dilakukan di Dusun dua Desa Mohungo,” lanjutnya.

Selain itu, Pembuatan tanggul juga akan dilakukan di Dusun satu desa mohungo.

“Biaya untuk normalisasi Rp. 183.850.000, dan untuk tanggul Rp.182.700.000,” bebernya.

Terakhir, Kabid Azlan berharap, masyarakat Desa mohungo bisa diajak kerja sama untuk penanganan banjir.

“Yang selalu menjadi kendala kami adalah masyarakat yang tidak ingin merelakan tanahnya dipakai untuk kebutuhan umum,” tutup Azlan.

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Dulupi Imbau Hentikan Aktivitas Tambang di Sambati, Warga Harap Ada Solusi Perizinan
Pelantikan Eselon II Jadi Pesan Keras Bupati Boalemo Rum Pagau: ASN Wajib Kerja Cepat dan Profesional
Suara Pemuda yang Menghidupkan Semangat Patriotik 2026
Bupati Boalemo Sambut Pangdam XIII/Merdeka Untuk Mantapkan Pembangunan Batalion di Boalemo
Peringati Isra Miraj 1447 Hijriah, Wabup Lahmudin Ajak Masyarakat Boalemo Perkuat Iman dan Disiplin Shalat
Buka Monev Mahasiswa Kebidanan, Wabup Lahmudin Tekankan Pentingnya Bidan Kompeten untuk Kesehatan Ibu dan Anak
Launching Posyandu 6 Bidang SPM, Wabup Lahmudin Tegaskan Peran Posyandu Garda Terdepan Pelayanan Dasar
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I 2026, Boalemo Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:39 WITA

Kapolsek Dulupi Imbau Hentikan Aktivitas Tambang di Sambati, Warga Harap Ada Solusi Perizinan

Senin, 26 Januari 2026 - 15:50 WITA

Pelantikan Eselon II Jadi Pesan Keras Bupati Boalemo Rum Pagau: ASN Wajib Kerja Cepat dan Profesional

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:21 WITA

Suara Pemuda yang Menghidupkan Semangat Patriotik 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:09 WITA

Bupati Boalemo Sambut Pangdam XIII/Merdeka Untuk Mantapkan Pembangunan Batalion di Boalemo

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:59 WITA

Peringati Isra Miraj 1447 Hijriah, Wabup Lahmudin Ajak Masyarakat Boalemo Perkuat Iman dan Disiplin Shalat

ZONA UPDATE