Zonaaktual.id, Boalemo — Desa Potanga kini memasuki babak baru setelah bertahun-tahun dilanda ancaman banjir akibat tanggul jebol dan saluran air yang rusak.
Masalah yang sebelumnya dianggap berat dan berlarut-larut, perlahan mulai menemukan jalan keluar melalui kerja nyata pemerintah desa bersama pihak terkait.
Kerusakan tanggul yang menjadi pemicu banjir sempat mendapat perhatian besar dari masyarakat, terutama para pemuda yang sejak awal vokal menyuarakan kondisi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Isu ini bahkan sempat mencuat di berbagai platform media, menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah dan instansi teknis terkait. Suara itu akhirnya membuahkan hasil.
Pemerintah Desa Potanga dengan penuh komitmen terus mendorong penanganan cepat terhadap kerusakan tanggul, hingga akhirnya aspirasi itu direspons oleh PUPR Provinsi Gorontalo.
Saat ini, normalisasi hiliran sungai sedang berlangsung sebagai langkah utama untuk mengembalikan fungsi saluran air dan mengurangi risiko luapan ke permukiman warga.
Perbaikan yang dilakukan bukan hanya sebatas pekerjaan teknis, tetapi juga menjadi wujud keberpihakan pemerintah desa terhadap keselamatan masyarakatnya.
Warga kini dapat merasakan perubahan nyata, di mana kondisi aliran air lebih stabil dan potensi banjir mulai dapat ditekan secara signifikan.
Pemuda Desa Potanga, Ikbal Yusuf, menjadi salah satu orang yang sejak awal memperjuangkan isu ini lewat media online.
Kini, ia menyampaikan apresiasinya atas upaya yang telah dilakukan pemerintah desa.
“Kami melihat sendiri bagaimana pemerintah desa bekerja keras memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Ini langkah yang sangat berarti,” ujarnya.
Menurut Ikbal, upaya perbaikan ini telah memberikan harapan baru bagi masyarakat.
Ia menyebut bahwa selama ini banyak warga yang hidup dalam kecemasan setiap kali musim hujan tiba.
Namun dengan adanya perbaikan tanggul, rasa takut itu mulai berkurang.
“Warga kini lebih tenang dan optimis, karena perubahan ini membawa dampak langsung,” katanya.
Ia juga menilai bahwa keberhasilan ini menjadi bukti jelas bahwa pemerintah desa tidak tinggal diam menghadapi persoalan besar.
Bagi Ikbal, kepemimpinan desa menunjukkan keseriusan dan kesungguhan dalam memastikan keselamatan warganya tetap terjaga.
“Ini contoh kepemimpinan yang bekerja, bukan sekadar berbicara,” ungkapnya.
Di sisi lain, semangat pemuda desa semakin tumbuh setelah melihat hasil kerja nyata pemerintah desa.
Ikbal mengatakan bahwa pemuda siap ikut berkontribusi menjaga dan merawat hasil perbaikan tersebut agar tetap bertahan jangka panjang.
“Kolaborasi pemuda dan pemerintah desa adalah kunci untuk menjaga Potanga tetap kuat,” ucapnya.
Ia menegaskan kembali bahwa pemuda Potanga tidak hanya menjadi penonton, tetapi siap menjadi bagian dari pengawasan dan perawatan infrastruktur desa.
Menurutnya, keterlibatan pemuda sangat penting untuk memastikan bahwa kerja keras yang sudah dilakukan tidak sia-sia.
“Kami siap berdiri bersama pemerintah desa dalam setiap langkah pembangunan,” lanjutnya.
Mengakhiri pernyataannya, Ikbal menyebut bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi kemenangan pemerintah desa, tetapi kemenangan seluruh masyarakat Potanga.
“Ini adalah kemenangan kita bersama. Semoga semangat ini terus dijaga untuk masa depan desa yang lebih baik,” tutupnya








