Zonaaktual.id, Gorontalo – Langit Manchester City mendadak gelap. Setelah bertahun-tahun berada di bawah bayang-bayang 115 dakwaan finansial Premier League, klub raksasa Inggris itu kini dilaporkan dinyatakan bersalah atas 114 dakwaan.
Kabar tersebut pertama kali dilaporkan The Athletic pada Jumat, 25 September 2026, kemudian diberitakan Reuters dan sejumlah media internasional sebagai perkembangan besar dalam perkara finansial yang telah membayangi Premier League selama bertahun-tahun.
Angka 114 dari 115 menjadi pusat perhatian. Artinya, berdasarkan laporan tersebut, hanya satu dakwaan yang tidak dinyatakan terbukti oleh komisi independen yang menangani perkara Manchester City.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus ini bukan perkara baru. Premier League secara resmi membawa Manchester City ke hadapan komisi independen pada Februari 2023 setelah investigasi panjang terhadap dugaan pelanggaran aturan finansial klub.
Dakwaan tersebut mencakup periode panjang, termasuk dugaan kegagalan memberikan informasi keuangan yang akurat, persoalan pendapatan dan biaya operasional, remunerasi pemain serta pelatih, aturan finansial UEFA dan kewajiban bekerja sama dalam penyelidikan.
Kini, setelah bertahun-tahun menunggu, perkara tersebut memasuki fase yang jauh lebih genting. Putusan yang dilaporkan itu dapat menjadi salah satu titik paling menentukan dalam sejarah modern Manchester City.
Namun, cerita belum berakhir. Premier League belum secara terbuka mengonfirmasi hasil tersebut, sementara Manchester City menegaskan bahwa proses hukum masih berlangsung dan sejumlah elemen perkara masih harus diselesaikan.
Manchester City juga diperkirakan mengajukan banding.
Klub selama ini konsisten membantah melakukan pelanggaran dan tetap mempertahankan posisi hukumnya sejak dakwaan diumumkan pada 2023.
Kini pertanyaan terbesar bukan lagi sekadar apakah 115 dakwaan tersebut akan menghasilkan putusan, tetapi apa konsekuensi yang akan mengikuti laporan putusan 114 dakwaan tersebut.
Satu angka kini mengguncang sepak bola Inggris: 114.
Tetapi sebelum hukuman resmi diumumkan dan proses banding selesai, masa depan Manchester City masih berada di halaman berikutnya dari perkara yang belum tamat ini.
Editor : Moh. Nawir








