Zonaaktual.id, Ramadhan – Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, momen berbuka puasa menjadi saat yang paling dinanti oleh umat Muslim di seluruh dunia.
Suasana sore menjelang maghrib begitu terasa hidup, dengan masyarakat yang sibuk berburu takjil dan makanan berbuka.
Di berbagai sudut kota, pasar-pasar kuliner Ramadan dipenuhi oleh aneka hidangan khas seperti kolak, es buah, dan berbagai kue tradisional yang menjadi favorit untuk berbuka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para pedagang pun merasakan berkah tersendiri di bulan suci ini, karena meningkatnya permintaan terhadap makanan berbuka.
Saat azan maghrib berkumandang, umat Muslim segera membatalkan puasa dengan penuh rasa syukur.
Sebagian berbuka bersama keluarga di rumah, sementara yang lain memilih berbagi kebersamaan di masjid atau tempat makan.
Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk berbuka dengan sesuatu yang manis, seperti kurma, karena baik bagi tubuh setelah seharian berpuasa.
Dalam berbagai hadis, berbuka puasa disebut sebagai salah satu kebahagiaan bagi orang yang berpuasa.
“Bagi orang yang berpuasa, ada dua kebahagiaan: kebahagiaan ketika berbuka dan kebahagiaan ketika bertemu dengan Tuhannya” (HR. Muslim).
Momen berbuka tidak hanya menjadi waktu untuk mengisi kembali energi, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah.
Selain itu, berbuka puasa juga mengajarkan nilai berbagi. Rasulullah ﷺ bersabda.
“Barang siapa memberi makan berbuka kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun” (HR. Tirmidzi).
Oleh karena itu, banyak umat Muslim yang memanfaatkan bulan suci ini untuk bersedekah dengan membagikan makanan berbuka kepada yang membutuhkan.
Di berbagai negara, tradisi berbuka bersama juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah.
Banyak komunitas menggelar buka puasa bersama sebagai wujud kebersamaan dan solidaritas.
Masjid-masjid menyediakan hidangan berbuka bagi jamaah, menciptakan suasana penuh kehangatan dan kepedulian sosial.
Dengan penuh keberkahan dan kebersamaan, berbuka puasa bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan nilai spiritual di bulan yang penuh rahmat ini.
reporter : Dicky








