Zonaaktual.id, Boalemo – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menegaskan pentingnya kinerja dan penguasaan data bagi seluruh kepala dinas di lingkup Pemerintah Kabupaten Boalemo.
Hal itu ia sampaikan dalam sambutan pada acara pelantikan pejabat tinggi pratama, administrator, dan pengawas di pendopo Kantor Bupati Boalemo, Senin (29/9/2025).
Rum Pagau mengingatkan, kepala dinas tidak boleh hanya duduk manis di kantor tanpa mengetahui kondisi di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, setiap kepala dinas harus memiliki data lengkap dan terukur untuk mendukung perencanaan dan evaluasi program.
“Kepala dinas harus bekerja keras dan benar-benar memahami data di sektor masing-masing. Data itu penting sebagai dasar mengambil keputusan dan mengukur keberhasilan pembangunan,” tegas Rum Pagau.
Ia mencontohkan, Kepala Dinas Sosial yang baru dilantik harus segera memiliki data angka kemiskinan di setiap desa.
Data tersebut menjadi dasar dalam merancang program pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran.
Begitu pula dengan Dinas Kesehatan. Rum Pagau menekankan, data mengenai prevalensi stunting harus tersedia dan diperbarui secara berkala, agar pemerintah daerah bisa mengetahui apakah program penurunan stunting sudah berjalan efektif.
Selain itu, Rum Pagau menyoroti soal Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) yang diberikan kepada ASN.
Menurutnya, TPP adalah bentuk penghargaan atas kinerja. Jika kinerja tidak ditunjukkan, maka TPP tidak layak dibagikan.
“TPP itu tunjangan kinerja. Kalau tidak ada kinerja, bagaimana mungkin TPP bisa dibayarkan? Saya tidak akan segan memotongnya jika tidak ada hasil kerja,” tegasnya dengan nada serius.
Ia menegaskan bahwa kinerja kepala dinas akan menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Keberhasilan program daerah, kata Rum Pagau, sangat ditentukan oleh keseriusan para pimpinan OPD dalam bekerja nyata.
Menurutnya, pejabat yang baru saja dilantik tidak boleh menjadikan jabatan hanya sebagai formalitas.
Sebaliknya, jabatan adalah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan dengan kerja keras dan hasil nyata.
“Kinerja bukan sekadar slogan. Saya ingin melihat hasil yang bisa dirasakan masyarakat. Itu baru namanya kerja,” ucap Rum Pagau.
Bupati dua periode itu juga menekankan, setiap kepala dinas memiliki tanggung jawab moral terhadap masyarakat Boalemo.
TPP, kata dia, tidak bisa dibagi rata tanpa melihat kontribusi dan capaian kinerja masing-masing.
Ia berharap seluruh OPD mampu bergerak cepat, tepat, dan akurat dalam memberikan pelayanan publik.
Bagi Rum Pagau, kerja nyata dan data yang valid adalah syarat mutlak untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
“Kepala dinas tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Semua harus saling mendukung, karena kita sedang mengejar target pembangunan yang sudah direncanakan,” tambahnya.
Rum Pagau memastikan, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala.
Kepala dinas yang tidak menunjukkan hasil akan mendapat teguran, bahkan berimplikasi pada TPP mereka.
“Jabatan ini adalah amanah, dan amanah itu harus dijaga dengan kerja keras, kerja nyata, dan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Rum Pagau.








