Zonaaktual.id, Boalemo – Menjelang Idulfitri, Desa Modelomo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, kembali bersinar dengan ribuan lampu minyak dalam Festival Cahaya 6000 Botol Tumbilotohe yang digelar pada Selasa (26/3/2025).
Tradisi khas Gorontalo ini menjadi simbol penerangan dan kebersamaan masyarakat di penghujung Ramadan.
Ketua panitia, Wahyu Putra Abdul, menjelaskan bahwa festival ini bertujuan untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ingin memastikan bahwa tradisi ini tetap terjaga dan semakin dikenal. Tahun ini, antusiasme masyarakat luar biasa, dengan lebih dari 6000 lampu minyak menerangi desa,” ujarnya.
Selain cahaya lampu yang menghiasi pemukiman, acara ini juga diramaikan gema takbir, serta ada juga tempat swafoto yang semakin mempercantik suasana.
Salah satu warga yakni Risma, mengungkapkan kegembiraannya atas terselenggaranya festival ini.
“Tumbilotohe bukan sekadar tradisi, tetapi juga bentuk rasa syukur dan kebersamaan. Setiap tahun, kami selalu menantikan momen ini,” katanya.
Festival ini tidak hanya menarik perhatian warga setempat, tetapi juga pengunjung dari luar daerah. Salah satu pengunjung, Ahmad Abdul (40 tahun), mengaku kagum dengan kemeriahan acara ini.
“Saya datang ke sini untuk melihat langsung bagaimana tradisi Tumbilotohe dirayakan. Suasananya luar biasa, penuh cahaya dan kebersamaan. Ini pengalaman yang sangat berkesan,” ungkapnya.
Panitia berharap festival ini bisa semakin berkembang dan menjadi daya tarik wisata budaya yang lebih luas.
“Kami ingin menjadikan Festival Cahaya 6000 Botol Tumbilotohe sebagai agenda tahunan yang lebih besar, agar lebih banyak orang bisa menikmati keindahan dan maknanya,” tambah Wahyu.
Festival ini menjadi bukti bahwa budaya lokal tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Lebih dari sekadar penerangan, Tumbilotohe membawa pesan spiritual dan kebersamaan yang terus dijaga dari generasi ke generasi. (*)








