Manfaat Puasa Diteliti Profesor Peraih Nobel dari Jepang, Ini Temuannya

- Wartawan

Sabtu, 15 Maret 2025 - 12:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Profesor Yoshinori Ohsumi, ilmuwan asal Jepang dan peraih Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 2016

Profesor Yoshinori Ohsumi, ilmuwan asal Jepang dan peraih Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 2016

Zonaaktual.id, Ramadhan – Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Profesor Yoshinori Ohsumi, ilmuwan asal Jepang dan peraih Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 2016, mengungkap manfaat luar biasa dari puasa terhadap kesehatan tubuh.

Melalui penelitiannya, Profesor Ohsumi menemukan bahwa puasa dapat mengaktifkan proses autophagy, yaitu mekanisme alami tubuh dalam mendaur ulang sel yang rusak untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit.

Autophagy, yang dalam bahasa Yunani berarti “memakan diri sendiri,” adalah proses di mana sel-sel tubuh membersihkan diri dengan menghancurkan dan mendaur ulang bagian yang sudah tidak berfungsi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivasi autophagy yang dipicu oleh puasa terbukti memiliki berbagai manfaat kesehatan, termasuk memperlambat proses penuaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta mengurangi risiko penyakit seperti Alzheimer, Parkinson, dan kanker.

Menurut penelitian ini, selama seseorang berpuasa, kadar insulin dalam tubuh menurun, sementara hormon seperti glukagon meningkat.

Kondisi ini memicu peningkatan aktivitas autophagy, yang membantu membersihkan sel dari zat-zat berbahaya dan memperbarui jaringan tubuh.

Proses ini juga dapat berkontribusi dalam menjaga kesehatan jantung dan metabolisme tubuh secara keseluruhan.

Penemuan Profesor Ohsumi ini semakin memperkuat pandangan bahwa puasa tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga memberikan manfaat ilmiah yang signifikan bagi kesehatan manusia.

Oleh karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk menerapkan puasa secara rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Penelitian ini menambah daftar panjang bukti ilmiah mengenai dampak positif puasa bagi tubuh.

Dengan semakin banyaknya penelitian yang mendukung manfaat puasa, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya mengatur pola makan dan memberi waktu bagi tubuh untuk beristirahat melalui puasa demi kesehatan yang lebih baik. (*)

 

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ditreskrimsus Polda Gorontalo Gelar Buka Puasa Bersama, Angkat Tema Keutamaan Menyegerakan Berbuka
Ceramah “Fiqih Puasa Kontemporer” di Lapas Gorontalo, IPTU Oyong Abas Tekankan Prinsip Ruksoh dan Maslahat
Keluhan Warga Ditindaklanjuti, Polsek Mananggu Tertibkan Knalpot Brong Saat Subuh
Sat Lantas Polres Boalemo Gelar Patroli Subuh, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Sasaran
Resmi! Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H Kamis, 19 Februari 2026
Sekop, Pasir, dan Keikhlasan: Pemuda Desa Buti Bangun Pagar Masjid Al-Ikhlas Secara Swadaya
Jus Kunyit, Ramuan Tradisional yang Efektif Redakan Maag dan Perkuat Imunitas
Akhir Ramadan, Waktu Pengampunan dan Perjuangan Kaum Muslimin

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:36 WITA

Ditreskrimsus Polda Gorontalo Gelar Buka Puasa Bersama, Angkat Tema Keutamaan Menyegerakan Berbuka

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:44 WITA

Ceramah “Fiqih Puasa Kontemporer” di Lapas Gorontalo, IPTU Oyong Abas Tekankan Prinsip Ruksoh dan Maslahat

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:45 WITA

Keluhan Warga Ditindaklanjuti, Polsek Mananggu Tertibkan Knalpot Brong Saat Subuh

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:31 WITA

Sat Lantas Polres Boalemo Gelar Patroli Subuh, Balap Liar dan Knalpot Brong Jadi Sasaran

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:41 WITA

Resmi! Pemerintah Tetapkan Awal Ramadhan 1447 H Kamis, 19 Februari 2026

ZONA UPDATE

Foto : Istimewa

SMP 2 Tilamuta

HUT ke-21 SMPN 2 Tilamuta Jadi Panggung Nostalgia dan Persatuan Alumni

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:07 WITA