Tanggul Jebol, 466 jiwa di Gorontalo Terdampak Banjir

- Wartawan

Sabtu, 5 Juli 2025 - 22:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Banjir di Dua Desa di Gorontalo Tanggul Jebol, 466 jiwa jadi korban banjir

Foto : Banjir di Dua Desa di Gorontalo Tanggul Jebol, 466 jiwa jadi korban banjir

Zonaaktual.id, Gorontalo – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gorontalo pada Jumat malam (4/7/2025) menyebabkan tanggul Sungai di Kecamatan Limboto Barat jebol.

Akibatnya, dua desa yakni Desa Yosonegoro dan Desa Tunggulo terendam banjir dengan total 466 jiwa terdampak.

Banjir mulai menggenangi permukiman warga sekitar pukul 21.00 WITA. Tinggi genangan air mencapai 50 sentimeter atau setinggi lutut orang dewasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah rumah warga, fasilitas umum, dan lahan pertanian ikut terendam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Gorontalo, Udin M. Pango, mengatakan bahwa total warga terdampak terdiri dari 67 Kepala Keluarga (KK) di Desa Yosonegoro dan 78 KK di Desa Tunggulo.

“Pendataan masih kami lakukan. Sementara ini sudah terdata 145 KK atau 466 jiwa terdampak,” jelas Udin dalam keterangannya, Sabtu (5/7/2025).

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Namun BPBD dan tim gabungan tetap siaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan mengingat curah hujan masih tinggi di wilayah Gorontalo.

“Tim kami masih berada di lapangan untuk melakukan pemantauan dan membantu warga terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada,” ujarnya.

Banjir ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, pada akhir Juni lalu, tanggul Sungai juga sempat jebol dan merendam tiga desa di kawasan yang sama.

Kondisi tanggul yang rapuh serta tingginya intensitas hujan disebut menjadi penyebab utama.

Warga Desa Yosonegoro, Ramlan Lahay, mengaku khawatir banjir akan terus berulang jika tidak ada perbaikan menyeluruh pada tanggul.

“Setiap hujan deras, kami selalu cemas. Rumah-rumah cepat sekali kemasukan air,” keluhnya.

Hal serupa diungkapkan warga Tunggulo, Yusnita Gobel, yang berharap pemerintah segera memperkuat infrastruktur pengendali banjir.

“Kami butuh solusi jangka panjang, bukan hanya penanganan sementara,” ujarnya.

BPBD saat ini masih menyiapkan bantuan logistik dan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menilai kebutuhan evakuasi dan tanggap darurat.

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Desa Potanga Darurat Banjir, Warga Desak Pemerintah Perbaiki Tanggul Sungai
Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Wilayah Barat Daya Boalemo, Tidak Berpotensi Tsunami
Longsor Tutup Akses Jalan Trans Sulawesi di Desa Olele, Enam Warga Dievakuasi
BREAKING NEWS: Desa Mohungo Terendam Banjir, Masalah Tahunan Belum Juga Diatasi
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Warga Diminta Waspada Banjir Lahar
Banjir Terjang Manado, Warga Mengungsi ke Pekuburan China dan Masjid Al Fatah

Berita Terkait

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:41 WITA

Desa Potanga Darurat Banjir, Warga Desak Pemerintah Perbaiki Tanggul Sungai

Kamis, 24 Juli 2025 - 05:23 WITA

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Wilayah Barat Daya Boalemo, Tidak Berpotensi Tsunami

Sabtu, 5 Juli 2025 - 22:07 WITA

Tanggul Jebol, 466 jiwa di Gorontalo Terdampak Banjir

Kamis, 3 Juli 2025 - 20:05 WITA

Longsor Tutup Akses Jalan Trans Sulawesi di Desa Olele, Enam Warga Dievakuasi

Senin, 9 Juni 2025 - 00:39 WITA

BREAKING NEWS: Desa Mohungo Terendam Banjir, Masalah Tahunan Belum Juga Diatasi

ZONA UPDATE

Aliansi Jurnalis Boalemo

Ketua AJB Nyatakan Siap Bangun Kolaborasi Profesional Bersama Kapolres Boalemo

Selasa, 14 Jul 2026 - 21:54 WITA

Polres Boalemo

Kapolres Boalemo Tegaskan Media Mitra Strategis dalam Menjaga Kamtibmas

Selasa, 14 Jul 2026 - 17:58 WITA