Zonaaktual.id, Gorontalo — Prestasi Pemerintah Kabupaten Gorontalo di tingkat regional kembali bertambah. Kabupaten Gorontalo ditetapkan sebagai Pemda TP2DD Terbaik Wilayah Sulampua (Sulawesi, Maluku, dan Papua) 2026.
Penghargaan tersebut diterima langsung Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Penghargaan ini diberikan dalam agenda yang digelar Bank Indonesia sebagai bagian dari penguatan sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam pengendalian inflasi serta percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Predikat tersebut menjadi apresiasi terhadap pelaksanaan program TP2DD di Kabupaten Gorontalo, khususnya dalam mendorong penggunaan sistem transaksi digital pada lingkungan pemerintahan daerah.
Digitalisasi transaksi pemerintah daerah tidak hanya berkaitan dengan peralihan transaksi tunai ke non-tunai, tetapi juga diarahkan untuk mendukung pengelolaan keuangan yang lebih tertib, transparan, dan efisien.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama jajaran pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.
“Penghargaan ini bukan sekadar capaian, tetapi menjadi motivasi untuk terus memperkuat digitalisasi pemerintahan dan memberikan pelayanan yang semakin efektif, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Sofyan.
Rakornas TPID dan TP2DD 2026 turut menjadi bagian dari rangkaian Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit and Expo (IFSE) 2026.
Penghargaan TP2DD Terbaik Sulampua 2026 sekaligus menjadi dorongan bagi Pemkab Gorontalo untuk melanjutkan pengembangan ekosistem transaksi digital dan memperluas penerapannya dalam pelayanan pemerintahan.
Dengan capaian tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan digitalisasi yang dibangun tidak berhenti pada sistem transaksi, tetapi juga memberikan dampak terhadap kualitas tata kelola dan pelayanan publik.
Penulis : Nurholis Muhamad
Editor : Moh. Nawir








