Zonaaktual.id, Myanmar – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3/2025) dengan pusat gempa berada di dekat kota Mandalay.
Gempa yang terjadi pada kedalaman 10 km ini mengakibatkan kerusakan besar dan menelan banyak korban jiwa.
Masjid Runtuh di Mandalay, 10 Orang Tewas
Guncangan kuat menyebabkan sebuah masjid di Mandalay runtuh saat jemaah tengah melaksanakan ibadah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 10 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka.
Selain masjid, sejumlah bangunan bertingkat lima juga roboh di kota tersebut, memperparah jumlah korban dan kerusakan.
Korban Tewas Capai 140 Orang, Ratusan Terluka
Berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban tewas di seluruh Myanmar telah mencapai lebih dari 140 orang, dengan sedikitnya 732 orang mengalami luka-luka.
Wilayah yang terdampak paling parah selain Mandalay adalah Taungoo di Bago, di mana 14 orang dilaporkan meninggal akibat bangunan yang roboh.
Di ibu kota Naypyidaw, beberapa gedung pemerintahan mengalami kerusakan parah, termasuk runtuhnya menara kontrol bandara yang menyebabkan gangguan penerbangan.
Guncangan Terasa Hingga Thailand, Gedung di Bangkok Runtuh
Gempa ini juga dirasakan hingga negara tetangga, Thailand. Di Bangkok, sebuah gedung bertingkat 30 yang sedang dalam konstruksi runtuh, menewaskan tiga orang dan menjebak 81 lainnya.
Kepanikan melanda ibu kota Thailand, dengan banyak warga berlarian ke jalan untuk menghindari kemungkinan runtuhnya bangunan lain.
Pemerintah Myanmar Umumkan Status Darurat
Pemerintah Myanmar telah menetapkan status darurat di enam wilayah terdampak.
Junta militer yang berkuasa di negara tersebut juga mengajukan permintaan bantuan internasional, sebuah langkah yang jarang dilakukan mengingat kebijakan tertutup pemerintahan mereka.
Tim penyelamat terus berupaya mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan, meskipun menghadapi kendala akibat infrastruktur yang rusak serta situasi konflik internal yang masih berlangsung.
Gempa ini menjadi salah satu bencana terburuk yang melanda Myanmar dalam beberapa tahun terakhir.
Proses evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan, sementara masyarakat setempat menghadapi tantangan besar dalam pemulihan pascabencana. (*)








