Gempa Dahsyat 7,7 M Guncang Myanmar, Masjid di Mandalay Runtuh, Ratusan Tewas

- Wartawan

Jumat, 28 Maret 2025 - 23:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar

Foto : Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar

Zonaaktual.id, Myanmar – Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3/2025) dengan pusat gempa berada di dekat kota Mandalay.

Gempa yang terjadi pada kedalaman 10 km ini mengakibatkan kerusakan besar dan menelan banyak korban jiwa.

Masjid Runtuh di Mandalay, 10 Orang Tewas

Guncangan kuat menyebabkan sebuah masjid di Mandalay runtuh saat jemaah tengah melaksanakan ibadah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Insiden ini mengakibatkan sedikitnya 10 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya terluka.

Selain masjid, sejumlah bangunan bertingkat lima juga roboh di kota tersebut, memperparah jumlah korban dan kerusakan.

Korban Tewas Capai 140 Orang, Ratusan Terluka

Berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban tewas di seluruh Myanmar telah mencapai lebih dari 140 orang, dengan sedikitnya 732 orang mengalami luka-luka.

Wilayah yang terdampak paling parah selain Mandalay adalah Taungoo di Bago, di mana 14 orang dilaporkan meninggal akibat bangunan yang roboh.

Di ibu kota Naypyidaw, beberapa gedung pemerintahan mengalami kerusakan parah, termasuk runtuhnya menara kontrol bandara yang menyebabkan gangguan penerbangan.

Guncangan Terasa Hingga Thailand, Gedung di Bangkok Runtuh

Gempa ini juga dirasakan hingga negara tetangga, Thailand. Di Bangkok, sebuah gedung bertingkat 30 yang sedang dalam konstruksi runtuh, menewaskan tiga orang dan menjebak 81 lainnya.

Kepanikan melanda ibu kota Thailand, dengan banyak warga berlarian ke jalan untuk menghindari kemungkinan runtuhnya bangunan lain.

Pemerintah Myanmar Umumkan Status Darurat

Pemerintah Myanmar telah menetapkan status darurat di enam wilayah terdampak.

Junta militer yang berkuasa di negara tersebut juga mengajukan permintaan bantuan internasional, sebuah langkah yang jarang dilakukan mengingat kebijakan tertutup pemerintahan mereka.

Tim penyelamat terus berupaya mengevakuasi korban dan menyalurkan bantuan, meskipun menghadapi kendala akibat infrastruktur yang rusak serta situasi konflik internal yang masih berlangsung.

Gempa ini menjadi salah satu bencana terburuk yang melanda Myanmar dalam beberapa tahun terakhir.

Proses evakuasi dan pencarian korban masih terus dilakukan, sementara masyarakat setempat menghadapi tantangan besar dalam pemulihan pascabencana. (*)

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imbas Perang Iran-Israel, Dua Kloter Jemaah Haji dari Surabaya Tertunda Pulang
Tiga Jemaah Haji Lansia Hilang, PPIH Arab Saudi Lakukan Pencarian
Tiga Fasilitas Nuklir Iran Dibombardir AS, Begini Penampakannya dari Udara
Viral! Patrick Kluivert Mundur dari Timnas Indonesia?
Resmi! 6 Transfer Pemain Top Dikonfirmasi Fabrizio Romano dengan ‘Here We Go
PMI Asal Karawang Terancam Hukuman Mati di Arab Saudi, Butuh Rp120 Miliar untuk Tebusan
Pemimpin Hamas Tewas dalam Serangan Rudal Israel saat Shalat, Ketegangan di Timur Tengah Meningkat
Tragedi di Tanah Suci: Kecelakaan Bus Jemaah Umrah Indonesia di Arab Saudi, 6 Meninggal Dunia

Berita Terkait

Rabu, 25 Juni 2025 - 13:58 WITA

Imbas Perang Iran-Israel, Dua Kloter Jemaah Haji dari Surabaya Tertunda Pulang

Senin, 23 Juni 2025 - 21:03 WITA

Tiga Jemaah Haji Lansia Hilang, PPIH Arab Saudi Lakukan Pencarian

Senin, 23 Juni 2025 - 19:07 WITA

Tiga Fasilitas Nuklir Iran Dibombardir AS, Begini Penampakannya dari Udara

Sabtu, 14 Juni 2025 - 06:06 WITA

Viral! Patrick Kluivert Mundur dari Timnas Indonesia?

Rabu, 11 Juni 2025 - 20:36 WITA

Resmi! 6 Transfer Pemain Top Dikonfirmasi Fabrizio Romano dengan ‘Here We Go

ZONA UPDATE

Foto : Istimewa

SMP 2 Tilamuta

HUT ke-21 SMPN 2 Tilamuta Jadi Panggung Nostalgia dan Persatuan Alumni

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:07 WITA