Zonaaktual.id – Dua kloter jemaah haji asal Embarkasi Surabaya mengalami penundaan penerbangan pulang ke Indonesia.
Hal ini terjadi akibat situasi keamanan yang memburuk di kawasan Timur Tengah, menyusul memanasnya konflik antara Iran dan Israel.
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama RI, Wawan Djunaedi, menyampaikan bahwa dua kloter yang tertunda adalah SUB 43 dan SUB 44.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedua kloter tersebut sedianya akan diterbangkan dari Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, menuju Bandara Juanda, Surabaya.
“Penundaan terjadi akibat faktor keamanan menyusul eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah,” kata Wawan dalam keterangan resmi, Selasa (25/6/2025).
Meski demikian, pihak Kemenag memastikan seluruh jemaah dalam kondisi baik dan sudah dikembalikan ke hotel untuk menunggu jadwal penerbangan selanjutnya.
Jemaah juga disebut mendapatkan layanan konsumsi dan akomodasi selama masa penundaan.
Sementara itu, Direktur Layanan Haji Luar Negeri, Subhan Cholid, menjelaskan bahwa maskapai terus berupaya mencari rute aman untuk penerbangan jemaah.
Ia juga menyebut bahwa penundaan ini bersifat sementara dan akan disesuaikan dengan kondisi keamanan udara.
“Alhamdulillah saat ini kondisi sudah lebih kondusif, sebagian besar kloter sudah terbang sesuai jadwal,” ujar Subhan.
Kementerian Agama terus berkoordinasi dengan pihak maskapai, otoritas penerbangan Arab Saudi, dan KJRI Jeddah guna memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah haji Indonesia.








