POHUWATO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, menegaskan bahwa setiap program pembangunan yang digulirkan di desa harus memberi dampak nyata bagi kesejahteraan ekonomi warga.
Hal ini ia sampaikan saat menggelar reses masa persidangan ketiga tahun 2024–2025 di Desa Telaga, Kecamatan Popayato, Kabupaten Pohuwato.
Desa perbatasan itu menyambut Mikson dengan beragam aspirasi, mulai dari perbaikan jalan desa, ketersediaan air bersih, penguatan UMKM, hingga pembangunan bronjong untuk irigasi sungai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Bantuan seperti ternak sapi, alat pertanian, maupun dukungan untuk UMKM jangan hanya jadi formalitas. Harus berdampak langsung, jadi mesin ekonomi warga. Masyarakat juga harus aktif mengelola dan mengembangkan potensi desanya,” tegas Mikson dalam dialog bersama warga.
Politisi dari Dapil Boalemo–Pohuwato itu juga menyoroti pentingnya pelatihan untuk kelompok tani agar produktivitas pertanian meningkat.
Menurutnya, sektor pertanian dan UMKM tetap menjadi prioritas pembangunan ekonomi di wilayah barat Gorontalo.
Hal ini juga sejalan dengan program strategis Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
“Kita akan kawal semua aspirasi yang masuk. Dengan kerja sama masyarakat, desa, dan pemerintah daerah hingga provinsi, saya yakin desa-desa perbatasan seperti Telaga bisa melompat jauh lebih maju,” pungkas Mikson penuh optimisme.








