Zonaaktual.id, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, mendorong manajemen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Clara Gobel (RSCG) untuk terus melakukan inovasi, terutama dalam mengoptimalkan aset serta memperluas penerapan sistem pembayaran digital.
Hal tersebut disampaikan Lahmudin saat menghadiri sekaligus membuka Rapat Evaluasi Kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) BLUD RSCG yang berlangsung di Aula RSCG, Rabu (6/5/2026).
Dalam arahannya, Lahmudin menilai optimalisasi aset dan potensi layanan yang dimiliki rumah sakit dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan pendapatan BLUD sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, fasilitas pendukung yang tersedia di kawasan rumah sakit perlu dikelola secara tertata dan profesional sehingga tidak hanya memberikan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendapatan baru bagi BLUD RSCG.
“Potensi yang ada harus dikelola dengan baik dan profesional, sehingga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan pendapatan rumah sakit,” ujar Lahmudin.
Meski demikian, ia meminta setiap rencana pemanfaatan fasilitas pendukung di lingkungan rumah sakit terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting agar setiap kebijakan yang diterapkan dapat dipahami dengan baik dan memperoleh dukungan dari masyarakat.
Selain persoalan optimalisasi aset, Lahmudin juga menyoroti pengaturan akses dan mobilitas di kawasan RSCG. Ia meminta agar rencana pemanfaatan jalur lingkar belakang rumah sakit terlebih dahulu dikoordinasikan dengan pemerintah desa setempat.
“Kita harus membangun koordinasi dengan pemerintah desa, sehingga pemanfaatan akses tersebut dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat sekitar,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Lahmudin mendorong percepatan penerapan transaksi non-tunai di lingkungan RSCG melalui optimalisasi penggunaan aplikasi Dompet Clara.
Ia meminta seluruh kanal pembayaran yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam melakukan transaksi layanan rumah sakit.
“Transaksi digital harus terus kita dorong karena dapat memangkas alur pembayaran, meningkatkan efisiensi pelayanan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Lahmudin, transformasi digital dalam sistem pembayaran menjadi bagian penting dalam meningkatkan tata kelola pelayanan publik, termasuk di sektor kesehatan.
Karena itu, ia berharap jajaran manajemen BLUD RSCG dapat terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sekaligus memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki untuk memperkuat kemandirian keuangan rumah sakit.
Rapat evaluasi tersebut turut dihadiri jajaran manajemen BLUD RSCG, tim TP2DD serta pihak terkait lainnya. Pertemuan itu membahas sejumlah langkah strategis dalam memperkuat digitalisasi transaksi sekaligus mengoptimalkan pendapatan layanan kesehatan di Kabupaten Boalemo.








