Zonaaktual.id, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, mendorong penyelesaian persoalan penguasaan tanah dalam kawasan hutan yang selama ini berdampak pada kehidupan masyarakat.
Hal itu disampaikan Lahmudin saat sosialisasi Inventarisasi dan Verifikasi PPTPKH yang digelar BPKH Wilayah XV Provinsi Gorontalo di Villa Kencana Pantai Bolihutuo, Selasa (14/7/2026).
Lahmudin mengatakan masyarakat yang secara turun-temurun tinggal dan menggantungkan kehidupan dari sumber daya kawasan hutan perlu mendapatkan kepastian dalam penyelesaian persoalan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, masih banyak lahan masyarakat di Boalemo yang tumpang tindih dengan kawasan hutan sehingga memicu konflik tenurial di bidang kehutanan.
“Permasalahan penguasaan dan pemanfaatan tanah dalam kawasan hutan sangat berdampak terhadap keberlangsungan hidup masyarakat,” ujar Lahmudin.
Ia menyebut luas kawasan hutan di Kabupaten Boalemo mencapai sekitar 102.379,20 hektare atau 55,9 persen dari luas wilayah kabupaten.
Kawasan tersebut tersebar dalam berbagai fungsi, sehingga diperlukan langkah terukur untuk menyelesaikan persoalan penguasaan tanah masyarakat.
Lahmudin menilai kebijakan PPTPKH membuka ruang penyelesaian yang berkeadilan dengan tetap memperhatikan aspek hukum kehutanan dan kepastian hak masyarakat.
“Inventarisasi dan verifikasi yang akan dilakukan merupakan tahap krusial untuk mendapatkan data yang akurat, partisipatif dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Ia berharap proses tersebut dapat menjadi langkah konkret dalam memberikan kepastian bagi masyarakat sekaligus mendukung penataan kawasan hutan secara lebih tertib dan berkeadilan.








