Ponsel Terungkap! Jejak Kerangka Perempuan di Boalemo Tinggal Menunggu Tes DNA

- Wartawan

Sabtu, 26 September 2026 - 23:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonaaktual.id, Boalemo – Misteri identitas kerangka manusia yang ditemukan di area perkebunan tebu milik PT PG Gorontalo, Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, kini memasuki tahap pemeriksaan lebih mendalam.

Hasil pemeriksaan awal tim medis Polda Gorontalo mengungkap kerangka tersebut diduga berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia antara 17 hingga 25 tahun.

Selain kerangka manusia, petugas juga menemukan sebuah ponsel beserta kartu SIM di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isi kartu SIM tersebut kemudian diperiksa dan dicocokkan dengan informasi dari keluarga Echa yang sebelumnya dilaporkan hilang.

Hasil pemeriksaan awal terhadap ponsel dan kartu SIM tersebut disebut memiliki kesesuaian dengan data yang diketahui keluarga Echa.

Namun, temuan itu belum dapat memastikan bahwa kerangka yang ditemukan merupakan Echa.

Pemeriksaan lebih mendalam tetap dilakukan untuk mencari bukti konkret yang dapat menghubungkan barang-barang tersebut dengan identitas kerangka manusia yang ditemukan di perkebunan tebu.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Gorontalo, AKBP Dr. dr. Dhiwangkoro Aji Kadarmo, mengatakan pemeriksaan kerangka melibatkan sejumlah ahli, mulai dari kedokteran forensik, kedokteran gigi forensik hingga ahli DNA.

“Untuk perkiraan usia, kami mendapatkan rentang sekitar 17 sampai 25 tahun,” kata Dhiwangkoro dalam konferensi pers pada Sabtu malam, 26 September 2026.

Menurut Dhiwangkoro, kondisi kerangka yang diperiksa sudah tidak lengkap karena proses pembusukan berlangsung cukup lama hingga menyebabkan tubuh mengalami skeletonisasi dan mumifikasi.

Dari karakteristik yang ditemukan, kerangka tersebut juga diperkirakan berasal dari individu dengan ras Mongoloid.

Meski demikian, pemeriksaan medis belum dapat memastikan identitas korban secara definitif.

Untuk memastikan identitas tersebut, keluarga Echa akan menjalani pemeriksaan dan pengambilan sampel DNA pada hari ini.

Sampel tersebut nantinya akan dibandingkan dengan DNA dari kerangka yang ditemukan di lokasi.

Proses pemeriksaan DNA diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat minggu.

Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian apakah kerangka tersebut memiliki hubungan biologis dengan keluarga Echa.

“Kami harapkan dengan pemeriksaan DNA ini identitasnya bisa dipastikan dan tidak terbantahkan,” ujarnya.

Dengan ditemukannya ponsel dan kartu SIM serta dilakukannya pemeriksaan DNA, kepolisian kini mengumpulkan sejumlah petunjuk untuk mengungkap identitas kerangka tersebut.

Kepastian akhir tetap menunggu hasil pemeriksaan forensik dan DNA.

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiga Rumah Terbakar di Desa Buti, Warga Galang Dana Bantu Korban
Niat Ambil Kelapa Hanyut Berujung Duka, Ayah dan Anak Diduga Terseret Arus Sungai di Lahumbo
“Ipar Adalah Maut”: Polres Boalemo Ungkap Kasus Kekerasan Seksual dan Pembunuhan Anak di Paguyaman Pantai
BREAKING NEWS Kecelakaan di Jalan Pegunungan “Hati-Hati” Boalemo, Motor dan Mobil Mikro Ringsek Parah
Bangunan Laboratorium SMP 10 dan 12 Paguyaman Rusak, Bupati Boalemo Rum Pagau Geram: Kontraktor Harus Bertanggung Jawab!
Diadang 7 Orang Usai Sidak Tambang Ilegal, Mikson Yapanto Tegak Berdiri Demi Kepentingan Rakyat
Kabid Advokasi & HAM BEM Fisip UIG Kecam Keras Tindakan Represif terhadap Presiden BEM Universitas Ichsan Gorontalo
PJS Boalemo Soroti Aksi Kekerasan di Jembatan Soeharto, Mitro Nanto: Sudah Masuk Ranah Pidana

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 23:02 WITA

Ponsel Terungkap! Jejak Kerangka Perempuan di Boalemo Tinggal Menunggu Tes DNA

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:52 WITA

Tiga Rumah Terbakar di Desa Buti, Warga Galang Dana Bantu Korban

Senin, 25 Mei 2026 - 18:53 WITA

Niat Ambil Kelapa Hanyut Berujung Duka, Ayah dan Anak Diduga Terseret Arus Sungai di Lahumbo

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:20 WITA

“Ipar Adalah Maut”: Polres Boalemo Ungkap Kasus Kekerasan Seksual dan Pembunuhan Anak di Paguyaman Pantai

Rabu, 4 Februari 2026 - 08:28 WITA

BREAKING NEWS Kecelakaan di Jalan Pegunungan “Hati-Hati” Boalemo, Motor dan Mobil Mikro Ringsek Parah

ZONA UPDATE

Kab. Gorontalo

Dari Gorontalo ke JICC, Sofyan Puhi Bawa Pulang Penghargaan TP2DD

Kamis, 24 Sep 2026 - 20:11 WITA

Polda Gorontalo

Polda Gorontalo Limpahkan 4 Tersangka Perusakan Hutan ke Kejari Pohuwato

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WITA

Kab. Gorontalo

SOTK Baru Mulai Jalan, 223 Pejabat Pemkab Gorontalo Dilantik

Senin, 21 Sep 2026 - 12:59 WITA