KPK Tahan Dua Tersangka Korupsi Pembiayaan LPEI, Negara Rugi Rp 11,7 Triliun

- Wartawan

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Tersangka Kasus Korupsi yang Rugikan Negara Hingga 11 T (Source By Detik.com)

Foto : Tersangka Kasus Korupsi yang Rugikan Negara Hingga 11 T (Source By Detik.com)

Zonaaktual.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi di Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Kasus ini melibatkan pemberian fasilitas pembiayaan yang diduga tidak sesuai prosedur, sehingga menyebabkan kerugian negara mencapai Rp 11,7 triliun.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, mengungkapkan bahwa para tersangka terlibat dalam persetujuan kredit kepada sejumlah debitur tanpa analisis risiko yang memadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beberapa perusahaan yang menerima pembiayaan diduga tidak memiliki kelayakan usaha, namun tetap mendapatkan pinjaman dalam jumlah besar.

Akibatnya, banyak debitur yang gagal membayar, menyebabkan kerugian keuangan negara yang signifikan.

“Kami telah mengantongi bukti kuat terkait penyalahgunaan wewenang dalam pemberian fasilitas pembiayaan ini. Para tersangka diduga memanfaatkan jabatannya untuk meloloskan kredit kepada pihak-pihak yang tidak memenuhi syarat,” ujar Alexander dalam konferensi pers.

KPK juga menelusuri kemungkinan adanya aliran dana yang mengarah pada tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dugaan sementara menyebutkan bahwa sebagian dana yang disalurkan justru digunakan untuk kepentingan pribadi atau dialihkan ke pihak lain.

Saat ini, kedua tersangka ditahan selama 20 hari pertama di rumah tahanan KPK untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

KPK memastikan akan terus mengembangkan kasus ini dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru yang terlibat dalam skandal keuangan besar ini. (*)

 

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen Pendidikan Geografi UNG Selesaikan Doktor Ilmu Lingkungan Lewat Riset Konservasi Maleo
Menara Limboto Akan Disulap Modern, Rachmat Gobel Bawa Mimpi Besar untuk Gorontalo
Rachmat Gobel Dorong Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Baru Gorontalo
Rachmat Gobel Tinjau SPPG Libuo, Pastikan Program Gizi Berjalan Optimal
Rachmat Gobel Orkestrasi Transformasi, Pentadio Menuju Ikon Wisata Bergengsi
Akselerasi Pembangunan Gorontalo, Rachmat Gobel Jalani Kunker Maraton 5 Hari
Roy Syawal: Aktivis Lingkungan Dukung Penuh Kegiatan Polri di Bawah Komando Presiden RI
Jejak Sri Mulyani Eks Menteri Keuangan RI: Pemimpin Fiskal yang Mendunia dan Menginspirasi

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 23:29 WITA

Dosen Pendidikan Geografi UNG Selesaikan Doktor Ilmu Lingkungan Lewat Riset Konservasi Maleo

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:14 WITA

Menara Limboto Akan Disulap Modern, Rachmat Gobel Bawa Mimpi Besar untuk Gorontalo

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:54 WITA

Rachmat Gobel Dorong Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Baru Gorontalo

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:49 WITA

Rachmat Gobel Tinjau SPPG Libuo, Pastikan Program Gizi Berjalan Optimal

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49 WITA

Rachmat Gobel Orkestrasi Transformasi, Pentadio Menuju Ikon Wisata Bergengsi

ZONA UPDATE

Aliansi Jurnalis Boalemo

Ketua AJB Nyatakan Siap Bangun Kolaborasi Profesional Bersama Kapolres Boalemo

Selasa, 14 Jul 2026 - 21:54 WITA