Presiden Prabowo Tuntaskan Sejumlah Kasus Korupsi Besar, Bukti Komitmen Bersih-bersih Pemerintahan

- Wartawan

Jumat, 14 Maret 2025 - 02:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Source by Setneg.go.id - Presiden RI Prabowo Subianto saat lakukan pidato

Source by Setneg.go.id - Presiden RI Prabowo Subianto saat lakukan pidato

Zonaaktual.id, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dengan mengungkap berbagai kasus besar yang merugikan negara.

Dalam beberapa bulan pertama kepemimpinannya, berbagai institusi penegak hukum seperti Kejaksaan Agung, KPK, dan Kepolisian bergerak cepat menangani kasus-kasus yang melibatkan pejabat, pengusaha, dan aparat penegak hukum.

Berikut beberapa kasus korupsi besar yang berhasil dituntaskan:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Skandal PT Aset Pasifik dan PT Darmex Exploitation

Kejaksaan Agung berhasil membongkar kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan PT Duta Palma Group. Dalam pengungkapan kasus ini, uang tunai hampir Rp1 triliun berhasil disita dari PT Aset Pasifik dan PT Darmex Exploitation.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena nilai kerugian negara yang sangat besar.

2. Suap Hakim dalam Kasus Ronald Tanur

Tiga hakim di Pengadilan Negeri Surabaya tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) setelah diduga menerima suap dalam upaya pembebasan Ronald Tanur, seorang terdakwa kasus pembunuhan.

Kejadian ini menjadi sorotan karena mengungkap adanya praktik korupsi di dalam sistem peradilan.

3. Kasus Korupsi di Kementerian Pertanian

Presiden Prabowo mendukung langkah Menteri Pertanian yang mencopot tiga pejabat eselon 2 dan 3 yang terbukti menerima suap senilai Rp10 miliar.

Langkah tegas ini dilakukan untuk membersihkan birokrasi dari praktik korupsi yang merusak citra pemerintahan.

4. Dugaan Korupsi Proyek Tol Padang-Pekanbaru

Sebanyak 12 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari ATR/BPN ditangkap Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat karena terlibat dalam korupsi pengadaan lahan proyek Tol Padang-Pekanbaru.

Akibat praktik korupsi ini, negara mengalami kerugian sekitar Rp27 miliar.

5. Penyelewengan Produksi Logam Mulia PT ANTAM

Kejaksaan Agung menetapkan enam tersangka dalam kasus produksi ilegal 109 ton logam mulia dengan merek LM Antam.

Kasus ini menimbulkan kerugian besar bagi negara, mengingat PT ANTAM adalah perusahaan pelat merah yang berperan penting dalam industri pertambangan nasional.

6. Dugaan Korupsi Dana Hibah NPCI

Anggota DPRD Solo, Kevin Fabiano, terseret dalam kasus dugaan korupsi dana hibah senilai Rp122 miliar dari National Paralympic Committee Indonesia (NPCI).

Dana yang seharusnya digunakan untuk mendukung kegiatan olahraga nasional ini diduga diselewengkan untuk kepentingan pribadi dan kelompok tertentu.

7. Skandal Impor Gula yang Menyeret Mantan Menteri Perdagangan

Mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kebijakan impor gula pada 2015.

Kasus ini mengakibatkan kerugian negara hingga Rp400 miliar akibat kebijakan impor yang tidak transparan dan diduga menguntungkan pihak tertentu.

Dukungan Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya tidak akan mentoleransi praktik korupsi di semua lini pemerintahan.

Dalam berbagai kesempatan, ia menyatakan bahwa pemberantasan korupsi adalah bagian dari upayanya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Saya Lawan Korupsi Tanpa Pandang Bulu,” ungkap Presiden Prabowo pada 24 Februari 2025 di Istana Merdeka.

Langkah-langkah tegas ini mendapatkan respons positif dari masyarakat. Banyak pihak berharap agar komitmen pemberantasan korupsi ini tidak hanya berlangsung di awal pemerintahan, tetapi terus berlanjut hingga akhir masa jabatan.

Dengan berbagai upaya ini, publik menanti apakah era kepemimpinan Prabowo benar-benar akan membawa perubahan besar dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. (*)

 

Follow WhatsApp Channel zonaaktual.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dosen Pendidikan Geografi UNG Selesaikan Doktor Ilmu Lingkungan Lewat Riset Konservasi Maleo
Menara Limboto Akan Disulap Modern, Rachmat Gobel Bawa Mimpi Besar untuk Gorontalo
Rachmat Gobel Dorong Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Baru Gorontalo
Rachmat Gobel Tinjau SPPG Libuo, Pastikan Program Gizi Berjalan Optimal
Rachmat Gobel Orkestrasi Transformasi, Pentadio Menuju Ikon Wisata Bergengsi
Akselerasi Pembangunan Gorontalo, Rachmat Gobel Jalani Kunker Maraton 5 Hari
Roy Syawal: Aktivis Lingkungan Dukung Penuh Kegiatan Polri di Bawah Komando Presiden RI
Jejak Sri Mulyani Eks Menteri Keuangan RI: Pemimpin Fiskal yang Mendunia dan Menginspirasi

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 23:29 WITA

Dosen Pendidikan Geografi UNG Selesaikan Doktor Ilmu Lingkungan Lewat Riset Konservasi Maleo

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:14 WITA

Menara Limboto Akan Disulap Modern, Rachmat Gobel Bawa Mimpi Besar untuk Gorontalo

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:54 WITA

Rachmat Gobel Dorong Desa Jadi Motor Penggerak Ekonomi Baru Gorontalo

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:49 WITA

Rachmat Gobel Tinjau SPPG Libuo, Pastikan Program Gizi Berjalan Optimal

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:49 WITA

Rachmat Gobel Orkestrasi Transformasi, Pentadio Menuju Ikon Wisata Bergengsi

ZONA UPDATE

Polres Boalemo

Polres Boalemo Patroli URC Antisipasi 3C Dan Kriminalitas Jalanan

Jumat, 28 Agu 2026 - 02:21 WITA

Bupati Boalemo

Bupati Rum Pagau Temui Prof Zudan, Bahas Masa Depan ASN Boalemo

Kamis, 27 Agu 2026 - 13:00 WITA

Polres Boalemo

Polres Boalemo Perkuat Kamtibmas, URC Patroli Hingga Tilamuta dan Dulupi

Kamis, 27 Agu 2026 - 02:51 WITA

Polres Boalemo

Patroli Malam, URC Polres Boalemo Sasar Titik Rawan Gangguan Kamtibmas

Sabtu, 22 Agu 2026 - 00:04 WITA

Breaking News

Tiga Rumah Terbakar di Desa Buti, Warga Galang Dana Bantu Korban

Senin, 17 Agu 2026 - 17:52 WITA