Zonaaktual.id, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus melakukan pembenahan terhadap persiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat Unggulan (SRU), meski masih terdapat sejumlah kendala dalam prosesnya.
Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, mengatakan salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian adalah jumlah peserta didik yang mengalami perubahan dari sebelumnya 70 orang menjadi 66 orang.
“Meskipun ada kendala menyangkut siswanya yang sebelumnya ada 70 orang dan turun menjadi 66 orang, namun syukur masih jalan dan ini yang akan kita benahi bersama,” ujar Rum Pagau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut disampaikan Rum saat menghadiri sosialisasi Sekolah Rakyat Unggulan, Rabu (21/5/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah terus membangun komunikasi dan berdiskusi dengan masyarakat sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan SRU di Kabupaten Boalemo.
Rum menjelaskan, proses pembangunan sekolah tersebut terus dipantau agar fasilitas yang dibutuhkan dapat segera digunakan. Berdasarkan laporan pengawas pembangunan, ruang untuk jenjang pendidikan selanjutnya ditargetkan sudah dapat dimanfaatkan pada tahun berjalan.
“Kami berdiskusi dengan masyarakat dalam rangka pembangunan Sekolah Rakyat Unggulan. Mulai bulan Juni kelas 1, dan selanjutnya SMP dan SMA tahun ini sudah boleh dipakai sesuai laporan pengawas pelaksanaan pembangunan SRU,” jelasnya.
Selain pembangunan fasilitas sekolah, pemerintah daerah juga mulai mempersiapkan kedatangan sarana dan prasarana yang akan menunjang operasional Sekolah Rakyat Unggulan.
Rum menyebutkan, pada 22 hingga 23 Mei 2026 terdapat lebih dari 20 kontainer yang membawa berbagai kebutuhan SRU dari sejumlah wilayah di Gorontalo. Barang-barang tersebut ditargetkan tiba di Wonosari pada 25 Mei.
“Jumlahnya cukup besar, sehingga kita mulai mempersiapkan tempat untuk menampung barang-barang tersebut dan membutuhkan tempat yang representatif,” katanya.
Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas pihak agar proses penerimaan dan penempatan barang dapat berjalan tertib. Dengan persiapan yang matang, seluruh sarana dan prasarana yang tiba nantinya dapat langsung diarahkan ke lokasi penyimpanan yang telah disiapkan.
“Untuk itu, dibutuhkan koordinasi semua pihak agar barang-barang ini begitu sampai sudah bisa diarahkan ke tempat-tempat yang telah disiapkan,” tegas Rum.
Rum berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan SRU, sehingga proses persiapan sekolah dapat berjalan sesuai target dan memberikan pelayanan pendidikan yang maksimal bagi para peserta didik.








